Lompat ke konten utama
←

Peramalan Deret Waktu

Pelajaran 19 dari 20

Stasioneritas, model AR(1), dan selang prediksi

Model AR(1), residu, dan selang prediksi

Setelah pelajaran ini kamu bisa menaksir model AR(1) dengan regresi pada lag, memeriksa residunya, dan menghitung selang prediksi 95% satu langkah dari simpangan baku residu.

±14 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

Model autoregresif meramal sebuah variabel dari nilai-nilai lampaunya sendiri; Hyndman dan Athanasopoulos menyebutnya regresi variabel terhadap dirinya sendiri. Model orde satu, AR(1), adalah y_t = c + φ₁·y_{t−1} + ε_t. Model ini dibatasi untuk data stasioner, dengan syarat −1 < φ₁ < 1; φ₁ = 0 berarti derau putih, dan φ₁ = 1 dengan c = 0 berarti jalan acak. Taksiran sederhana untuk c dan φ₁ adalah regresi kuadrat terkecil y_t terhadap y_{t−1}: np.polyfit(y[:-1], y[1:], 1) mengembalikan [φ₁, c]. Ramalannya rekursif: ŷ_{T+1} = c + φ₁·y_T, lalu ŷ_{T+2} = c + φ₁·ŷ_{T+1}. Paket statistik memakai cara taksir lain, sehingga angkanya bisa sedikit berbeda.

Orde model dibaca dari autokorelasi parsial (PACF). NIST mendefinisikan PACF lag k sebagai autokorelasi antara X_t dan X_{t−k} yang tidak dijelaskan lag 1 sampai k − 1; PACF lag 1 sama dengan ACF lag 1. Data cocok dengan AR(p) bila ACF-nya meluruh eksponensial dan PACF-nya menonjol di lag p tetapi tidak sesudahnya. Setelah model ditaksir, residu e_t = y_t − ŷ_t diperiksa. Metode yang baik menghasilkan residu yang tidak berautokorelasi dengan rata-rata nol; bila rata-ratanya tidak nol, ramalannya bias. Selang prediksi 95% satu langkah adalah ŷ ± 1,96·σ̂, dan 80% memakai 1,28, dengan σ̂ = √(Σe_t² / (T − K − M)): K banyaknya parameter yang ditaksir dan M banyaknya residu yang hilang. Rumus ini menganggap residu tidak berkorelasi dan berdistribusi normal.

Contoh dengan data lain: selang dari ramalan naif, T = 5 pengamatan.

import numpy as np

y = np.array([20, 22, 21, 24, 23], dtype=float)
e = y[1:] - y[:-1]                 # residu naif: [2, -1, 3, -1]
sigma = np.sqrt(np.sum(e ** 2) / (5 - 0 - 1))   # K = 0, M = 1  ->  1.9365
print(23 - 1.96 * sigma, 23 + 1.96 * sigma)       # 19.20 ... 26.80

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 3 dari 3

Plot ACF sebuah deret stasioner meluruh eksponensial dari lag 1, sedangkan PACF-nya menonjol hanya di lag 1 lalu berada di dalam batas signifikansi untuk lag 2 dan seterusnya. Model mana yang sesuai?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke