Lompat ke konten utama
←

Sejarah Indonesia

Pelajaran 2 dari 17

Sumber sejarah dan masa kerajaan

Kerajaan Hindu-Buddha: prasasti, raja, dan candi

Setelah pelajaran ini kamu bisa memasangkan kerajaan Hindu-Buddha dengan prasasti, raja, dan peninggalannya, serta mengurutkan peristiwa bertanggalnya.

±13 menitDiperiksa 23 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Sumber utama kerajaan Hindu-Buddha tertua adalah prasasti. Buku Sejarah Indonesia Kelas X (2017) dan modul Direktorat SMA (2020) sama-sama mencatat yupa dari Kutai: prasasti berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta dari masa Raja Mulawarman, yang menyebut kakeknya, Kudungga, dan sedekah 20.000 ekor lembu kepada para brahmana. Prasasti Ciaruteun dari Tarumanegara memuat telapak kaki Raja Purnawarman. Prasasti Sriwijaya berhuruf Pallawa dan berbahasa Melayu Kuno; Prasasti Kedukan Bukit menyebut Dapunta Hyang.

Di Jawa Tengah, Prasasti Canggal berangka tahun 654 Saka atau 732 M menyebut Raja Sanjaya. Kedua sumber mengaitkan Candi Borobudur yang bercorak Buddha dengan Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Di Jawa Timur, Ken Arok mengalahkan Kertajaya dari Kediri di Ganter pada 1222 M, dan Kertanegara dari Singhasari mengirim Ekspedisi Pamalayu pada 1275. Raden Wijaya membuka hutan yang kemudian dinamai Majapahit. Majapahit mencapai puncak pada masa Hayam Wuruk (1350–1389) bersama Patih Gajah Mada, dan Kitab Negarakertagama ditulis pada 1365.

KerajaanSumber atau peninggalanTokohTahun yang sama di dua sumber
KutaiPrasasti yupaMulawarman, kakeknya KudunggaTidak berangka tahun
TarumanegaraPrasasti Ciaruteun (telapak kaki)PurnawarmanTidak berangka tahun
SriwijayaPrasasti Kedukan BukitDapunta HyangBerbeda antarbuku, tidak dipakai
Mataram KunoPrasasti Canggal; Candi BorobudurSanjaya; Samaratungga (Syailendra)732 M (Canggal)
SinghasariPertempuran Ganter; Ekspedisi PamalayuKen Arok; Kertanegara1222; 1275
MajapahitKitab NegarakertagamaHayam Wuruk, Patih Gajah MadaHayam Wuruk 1350–1389; Negarakertagama 1365

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Sebuah prasasti berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta mencatat sedekah 20.000 ekor lembu kepada para brahmana oleh seorang raja yang kakeknya bernama Kudungga. Prasasti dan kerajaan mana yang dimaksud?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Buku Sejarah Indonesia Kelas X dan modul Direktorat SMA sama-sama mengaitkan satu candi bercorak Buddha dengan Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Candi apa itu?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Ken Arok mengalahkan Kediri di Ganter pada 1222 M, dan Kitab Negarakertagama ditulis pada 1365 M. Berapa tahun selisih kedua peristiwa itu?

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 1 lagi