Lompat ke konten utama
←

Sejarah Indonesia

Pelajaran 12 dari 17

Revolusi sampai Demokrasi Terpimpin

Mempertahankan kemerdekaan: pertempuran dan perundingan

Setelah pelajaran ini kamu bisa mengurutkan pertempuran dan perundingan 1945–1950 serta memasangkan tiap perundingan dengan tempat, tokoh, dan hasilnya.

±13 menitDiperiksa 23 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Pasukan Sekutu (AFNEI) dipimpin Letnan Jenderal Sir Philip Christison. Di Surabaya, Brigadir Jenderal Mallaby tewas pada 30 Oktober 1945, dan pertempuran besar pecah pada 10 November 1945. Pertempuran Ambarawa berakhir pada 15 Desember 1945. Pada Maret 1946, Bandung bagian selatan dibakar dalam peristiwa Bandung Lautan Api, dan pada 20 November 1946 pasukan I Gusti Ngurah Rai bertempur habis-habisan di Desa Marga, Bali (Puputan Margarana).

Perjanjian Linggarjati ditandatangani pada 25 Maret 1947. Belanda melancarkan Agresi Militer I pada 21 Juli 1947, lalu Dewan Keamanan PBB membentuk Komisi Tiga Negara: Australia, Belgia, dan Amerika Serikat. Perundingan Renville dimulai 8 Desember 1947 di kapal USS Renville, dengan delegasi Indonesia dipimpin Amir Syarifuddin. Agresi Militer II pada 19 Desember 1948 menduduki Yogyakarta dan menangkap para pemimpin; Syafruddin Prawiranegara, yang berada di Bukittinggi, membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia. Serangan Umum 1 Maret 1949 menduduki Yogyakarta selama enam jam. Persetujuan Roem-Royen tercapai 7 Mei 1949, Konferensi Meja Bundar berlangsung di Den Haag pada 23 Agustus–2 November 1949, kedaulatan diakui pada 27 Desember 1949, dan pada 17 Agustus 1950 Indonesia kembali menjadi negara kesatuan.

PerundinganTanggalTempatHasil yang ditulis sumber
LinggarjatiDitandatangani 25 Maret 1947Linggarjati, KuninganBelanda mengakui de facto kekuasaan RI atas Jawa, Madura, dan Sumatra
RenvilleDimulai 8 Desember 1947Kapal USS RenvilleGaris demarkasi Van Mook; wilayah RI menyempit
Roem-Royen7 Mei 1949JakartaPemimpin RI kembali ke Yogyakarta; RI ikut KMB
Konferensi Meja Bundar23 Agustus – 2 November 1949Den HaagBelanda mengakui kedaulatan Indonesia dalam bentuk RIS

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Perundingan mana yang hasilnya Belanda mengakui secara de facto kekuasaan RI atas Jawa, Madura, dan Sumatra, dan ditandatangani pada 25 Maret 1947?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Urutan kronologis mana yang benar?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Buku Sejarah Indonesia Kelas XI dan Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII menulis bahwa Syafruddin Prawiranegara diberi mandat membentuk PDRI ketika terjadi sebuah peristiwa. Peristiwa apa itu?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 1 lagi