Lompat ke konten utama
←

Sejarah Indonesia

Pelajaran 15 dari 17

Orde Baru sampai Reformasi

Peralihan kekuasaan dan Orde Baru (1965–1998)

Setelah pelajaran ini kamu bisa mengurutkan peristiwa peralihan kekuasaan 1965–1968 dan memasangkan kebijakan Orde Baru dengan tahunnya.

±14 menitDiperiksa 23 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Pada dini hari 1 Oktober 1965, sejumlah perwira tinggi TNI Angkatan Darat diculik dan dibunuh, dan jenazahnya dimasukkan ke sumur tua di Lubang Buaya, Jakarta. Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII (2022) mencatat bahwa dalang peristiwa ini masih diperdebatkan, sehingga kelas ini hanya memakai tanggal dan tempatnya. Pada 10 Januari 1966 dicetuskan Tritura: bubarkan PKI, bersihkan kabinet, dan turunkan harga. Pada 11 Maret 1966, Presiden Soekarno mengeluarkan surat perintah kepada Letjen Soeharto (Supersemar), setelah ditemui tiga perwira tinggi: Mayjen Basuki Rachmat, Brigjen M. Jusuf, dan Brigjen Amir Machmud.

Indonesia kembali menjadi anggota PBB pada 28 September 1966. Sidang Istimewa MPRS menetapkan Soeharto sebagai pejabat presiden pada 12 Maret 1967, dan ia dilantik sebagai presiden pada 27 Maret 1968. Pada 8 Agustus 1967, Menteri Luar Negeri Adam Malik dan menteri luar negeri empat negara lain menandatangani Deklarasi Bangkok yang mendirikan ASEAN. Repelita I dimulai pada 1 April 1969, pemilu pertama Orde Baru berlangsung pada 1971, dan pada 1973 sembilan partai berfusi menjadi dua partai baru: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

TanggalPeristiwa
1 Oktober 1965Perwira tinggi TNI AD diculik dan dibunuh; jenazah di Lubang Buaya
10 Januari 1966Tritura dicetuskan
11 Maret 1966Supersemar
28 September 1966Indonesia kembali menjadi anggota PBB
12 Maret 1967Soeharto ditetapkan sebagai pejabat presiden
8 Agustus 1967Deklarasi Bangkok, ASEAN berdiri
27 Maret 1968Soeharto dilantik sebagai presiden
1 April 1969Repelita I dimulai
1973Fusi partai menjadi PPP dan PDI

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Siapa tiga perwira tinggi TNI AD yang menemui Presiden Soekarno pada 11 Maret 1966 sebelum Supersemar dikeluarkan?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Urutan kronologis mana yang benar?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Sejarah Indonesia Kelas XII menulis bahwa pada 1973 sembilan partai berfusi ke dalam dua partai baru. Dua partai itu adalah ...

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 1 lagi