Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

Masuk
Keterampilan dasarManajemen WaktuPemula

Membangun Kebiasaan Kerja

Rutinitas kerja dan belajar yang bertahan, dengan kerangka dari Atomic Habits (James Clear) dan Deep Work (Cal Newport) serta pelacak kebajikan Benjamin Franklin: lingkaran kebiasaan, empat hukum perubahan perilaku, pelacak di lembar kerja, dan jadwal kerja mendalam.

Pelajaran pertama bisa dicoba tanpa akun. Selanjutnya pakai akun gratis agar progres, draft kode, dan sertifikatmu tersimpan.

Ringkasnya: Membangun Kebiasaan Kerja adalah kelas gratis berbahasa Indonesia tingkat pemula dari KelasGratis. Cocok untuk karyawan dan pencari kerja yang ingin rutinitas kerja dan belajar yang bertahan: staf kantor yang tugas pentingnya selalu tergusur, calon pelamar yang sedang berlatih Excel atau menyusun portofolio, dan siapa pun yang sudah berkali-kali memulai kebiasaan baru lalu berhenti. Isinya 12 pelajaran dalam 3 modul (±3 jam) dengan 39 latihan yang dinilai otomatis di browser. Sertifikat penyelesaian gratis dan bisa dicek keasliannya.

5,0 ★ (Belum ada ulasan) · 12 pelajaran · 3 modul · ±176 menit

Bagikan kelas

Bawa pulang keterampilannya

Yang akan kamu bisa setelah kelas ini

  • Memecah kebiasaan kerja menjadi isyarat, keinginan, respons, dan ganjaran, serta membedakan tahap masalah dari tahap solusi.
  • Menggolongkan target ke lapis hasil, proses, atau identitas, dan menghitung bahwa '1% per hari' adalah hitungan bunga majemuk, bukan temuan riset.
  • Memasangkan tindakan dengan empat hukum perubahan perilaku untuk membangun kebiasaan, atau kebalikannya untuk menghentikan kebiasaan.
  • Menyusun rumus menumpuk kebiasaan dan versi dua menit dari kebiasaan baru, serta membedakannya dari aturan dua menit David Allen.
  • Membuat pelacak kebiasaan di lembar kerja, membandingkannya dengan tabel Franklin, menerapkan aturan jangan bolos dua kali, dan menolak mitos 21 hari dengan riset Lally.
  • Memilah kerja mendalam dari kerja dangkal, menghitung anggaran kerja dangkal, mengenali empat filosofi kedalaman, dan menyusun ritual tutup kerja.

Untuk siapa

Karyawan dan pencari kerja yang ingin rutinitas kerja dan belajar yang bertahan: staf kantor yang tugas pentingnya selalu tergusur, calon pelamar yang sedang berlatih Excel atau menyusun portofolio, dan siapa pun yang sudah berkali-kali memulai kebiasaan baru lalu berhenti.

Prasyarat

Tidak ada. Lembar kerja hanya memakai SUM, COUNTIF, COUNTIFS, dan operator pangkat, dan petunjuknya ada di tiap soal.

Relevan untuk pekerjaan dan tujuan

Kelas ini termasuk kelas inti untuk Fresh graduate.

Alat yang perlu disiapkan

  • Browser modern. Latihannya pilihan ganda berbasis skenario kerja, isian angka, dan lembar kerja yang berjalan di halaman ini; tidak ada perangkat lunak yang perlu dipasang.

Tempat berlatih

Coba, periksa, lalu lanjutkan.

39 latihan di 12 pelajaran. Jawaban diperiksa langsung di halaman materi; petunjuk dibuka bertahap.

pilihan jawabanlembar kerjajawaban angka

Jalur belajar kelas ini

Kurikulum

3 modul · 12 pelajaran · ±176 menit

Dua belas pelajaran dalam tiga modul untuk membangun kebiasaan kerja dan belajar yang bertahan, memakai kerangka dari Atomic Habits karya James Clear dan Deep Work karya Cal Newport, ditambah tabel kebajikan dari Autobiography Benjamin Franklin yang sudah menjadi domain publik. Modul pertama membedah cara kerja kebiasaan: lingkaran isyarat, keinginan, respons, dan ganjaran, serta perubahan di lapis hasil, proses, dan identitas. Modul kedua memakai empat hukum perubahan perilaku dan kebalikannya, menumpuk kebiasaan, aturan dua menit, dan pelacak kebiasaan di lembar kerja yang dibandingkan dengan tabel Franklin. Modul ketiga memisahkan kerja mendalam dari kerja dangkal, memilih cara menjadwalkannya, dan menyusun ritual tutup kerja. Latihannya pilihan ganda berbasis skenario kerja, isian angka, dan lembar kerja; tiap modul ditutup misi. Klaim populer yang tidak didukung riset, seperti kebiasaan terbentuk dalam 21 hari, dikoreksi dengan riset University College London. Ini kelas Konsep kerja dan kelas kerangka: gagasan buku dijelaskan dengan kalimat dan contoh sendiri. KelasGratis tidak berafiliasi dengan pengarang atau penerbit; kelas ini bukan pengganti bukunya.

Urutan pelajaran tidak dikunci.

Sertifikat kelas

Selesaikan kelasnya, sertifikat ini atas namamu.

  • Nama lengkapmu dan judul kelas tercetak di sertifikat.
  • Kode dan QR yang bisa dicek siapa saja di kelasgratis.com/verifikasi.
  • Sekali klik ke profil LinkedIn, atau unduh PNG dan PDF.
Mulai belajar

Bukti penyelesaian materi, bukan akreditasi atau sertifikasi kompetensi.

Pertanyaan yang sering muncul

Buku apa yang dirujuk kelas ini?

Atomic Habits karya James Clear (2018), Deep Work karya Cal Newport (2016), dan The Autobiography of Benjamin Franklin. Dua buku pertama masih berhak cipta, jadi kelas ini hanya menyebut kerangkanya dan menjelaskannya dengan kalimat serta contoh sendiri; catatan katalog Open Library kedua buku ditaut di daftar sumber tiap pelajaran bagi yang ingin membaca bukunya. Autobiography Franklin sudah menjadi domain publik dan disadur dari teks penuhnya di Project Gutenberg. KelasGratis tidak berafiliasi dengan pengarang atau penerbit; kelas ini bukan pengganti bukunya.

Apakah kelas ini ringkasan Atomic Habits?

Bukan. Urutan pelajarannya mengikuti urutan keterampilan, bukan urutan bab, dan tidak ada cerita, contoh, atau daftar dari buku yang disalin. Tiap kerangka dipasangkan dengan sumber yang berdiri sendiri, terutama riset kebiasaan tim University College London, lalu dilatih lewat skenario kerja di Indonesia.

Benarkah kebiasaan terbentuk dalam 21 hari?

Tidak ada riset yang mendukung angka itu. Angka 21 hari berasal dari catatan dokter bedah plastik Maxwell Maltz tentang pasien yang terbiasa dengan wajah barunya. Studi Lally dan rekan di University College London (2010) mendapati rata-rata 66 hari sampai perilaku harian terasa otomatis, dengan rentang 18 sampai perkiraan 254 hari, dan melewatkan satu kesempatan tidak merusak prosesnya.

Apa bedanya dengan kelas Manajemen Waktu?

Kelas Manajemen Waktu mengajarkan matriks Eisenhower, time-blocking, Pomodoro, GTD, dan cara melawan penundaan. Kelas ini mengajarkan cara kebiasaan terbentuk dan dihentikan, pelacak kebiasaan, serta cara melindungi kerja mendalam; aturan dua menit David Allen dan biaya berpindah tugas hanya muncul sebagai pembanding.

Dari pengalaman belajar

Ulasan peserta

Apa yang membantu, dan apa yang masih bisa diperbaiki?

5,0Belum ada ulasan terbit

Ulasan berasal dari akun yang telah menyelesaikan setidaknya satu pelajaran. Bintang 1–3 ditinjau admin sebelum terbit; bintang 4–5 langsung terbit. Sebelum ada ulasan terbit, kelas menggunakan nilai awal admin 5,0. Setelahnya, rating mengikuti rata-rata ulasan yang sudah terbit.

Pengalamanmu bisa membantu peserta berikutnya.

Belum ada ulasan yang terbit untuk kelas ini.

Bagikan pengalaman belajarmu

Masuk dan selesaikan satu pelajaran untuk menulis ulasan. Masuk ke akun →

Setelah kelas ini

Revisi materi terakhir: 25 Okt 2026. Laporan kesalahan bisa dikirim dari setiap halaman pelajaran.