Materi
Menumpuk kebiasaan (habit stacking) di Bab 5 Atomic Habits memakai kebiasaan yang sudah berjalan sebagai isyarat bagi kebiasaan baru, dengan rumus: setelah [kebiasaan sekarang], saya akan [kebiasaan baru]. Contoh: setelah menyalakan laptop kantor, saya akan menulis tiga prioritas hari ini. Bentuk ini turunan niat jika-maka (implementation intentions) rumusan Peter Gollwitzer, yang diuraikan National Cancer Institute sebagai rencana yang mengaitkan situasi tertentu dengan tindakan. Gardner, Lally, dan Wardle (2012) menambahkan bahwa isyarat di dalam rutinitas harian memberi titik mulai yang mudah dan stabil.
Aturan dua menit di Bab 13 menjawab soal lain: kebiasaan baru dimulai dalam versi yang selesai kurang dari dua menit. 'Belajar tabel pivot' menjadi 'membuka berkas latihan pivot'. Tujuannya membuat kebiasaan ada dulu; versi yang lebih panjang menyusul setelah memulainya otomatis. Riset yang sama mendukung arah ini: tindakan sederhana lebih cepat menjadi kebiasaan daripada rutinitas yang rumit.
Jangan tertukar dengan aturan dua menit David Allen dari Getting Things Done, yang dirangkum University of Kansas: tindakan yang selesai di bawah dua menit dikerjakan saat itu juga. Aturan Allen menyaring tugas; aturan Clear memperkecil kebiasaan.