Materi
Franklin menulis bahwa ia membuat buku kecil dengan satu halaman untuk tiap kebajikan. Halamannya bergaris tujuh kolom untuk tujuh hari dan tiga belas baris untuk tiga belas kebajikan. Setiap malam ia memeriksa hari itu dan memberi titik hitam di sel kebajikan yang ia langgar. Ia menjaga satu kebajikan per pekan, sehingga satu putaran selesai dalam tiga belas pekan, dan kemajuan terlihat sebagai baris yang makin bersih.
Pelacak di Bab 16 Atomic Habits membalik tandanya: yang dicatat hari ketika kebiasaan dilakukan, sehingga deretan tanda menjadi ganjaran yang langsung terlihat. Untuk hari yang gagal, Clear memberi satu aturan: jangan bolos dua kali berturut-turut. Riset mendukung kelonggaran itu; Gardner, Lally, dan Wardle (2012) melaporkan bahwa melewatkan satu kesempatan tidak merusak pembentukan kebiasaan secara berarti.
Berapa lama sampai otomatis? Angka 21 hari berasal dari catatan dokter bedah plastik Maxwell Maltz (1960) tentang pasien yang terbiasa dengan wajah barunya, bukan dari riset kebiasaan. Studi Lally dkk. (2010) di UCL melacak peserta 84 hari: rata-rata 66 hari sampai otomatisitas mendatar, dengan rentang 18 sampai perkiraan 254 hari. Clear di Bab 11 juga menyebut yang menentukan jumlah pengulangan, bukan lamanya.