Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Analisis Pelanggan: Cohort, Retensi, dan Pembelian Ulang

Pelajaran 14 dari 14

Tabel cohort dan batas tafsir

Misi: Tabel cohort Kopi Rimba

Setelah pelajaran ini kamu bisa menerapkan seluruh langkah analisis cohort pada data toko lain dengan aturan yang berbeda.

±17 menitDiperiksa 7 Okt 2026

Materi

Kopi Rimba, toko biji kopi daring, meminta tabel cohort tiga bulan pertamanya. Datanya ada di tabel pesanan_kopi dan aturannya berbeda dari Rempah Sari: refund dicatat dengan mengubah status menjadi dikembalikan, bukan dengan baris baru; satu pembayaran bisa tercatat dua kali dengan ref_bayar yang sama; pembeli tamu tidak punya kode_member; dan waktunya sudah dalam WIB.

Batas datanya 15 Maret 2026 pukul 23.59.59 WIB, jadi setiap sel yang jatuh di bulan Maret belum lengkap. Tidak ada kode awal bertahap: seluruh tahap, dari pesanan valid sampai tabel, ditulis sendiri.

Yang diserahkan: ukuran tiap cohort, daftar pembayaran yang tercatat ganda, tabel cohort persen untuk periode 0 sampai 2 dengan sel bulan Maret dikosongkan, dan tanggapan atas tafsir manajer terhadap tabel itu. Langkahnya sama dengan Rempah Sari — identitas, transaksi valid, batas data, pembelian pertama, periode, lalu tabel — hanya aturannya yang berganti.

Latihan

0/4 lulus

Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 4 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 4 dari 4

Melihat tabel itu, manajer Kopi Rimba berkata: sel periode 1 cohort Februari kosong, berarti tidak ada pelanggan Februari yang kembali dan program loyalitas bulan Februari gagal. Tanggapan mana yang tepat?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke