Materi
Tiga angka sering tertukar. Banyaknya transaksi menghitung pesanan. Banyaknya pelanggan kembali menghitung orang yang punya minimal satu pesanan di suatu periode. Pelanggan pembelian ulang menghitung orang yang punya minimal dua pesanan valid sepanjang jendela data, tanpa memandang periodenya.
Halaman cohort exploration GA4 memberi dua contoh dari cohort yang sama berisi 17.093 pengguna baru. Contoh pertama melaporkan 176 transaksi di minggu perolehan; contoh kedua melaporkan 171 pengguna yang bertransaksi minimal sekali di minggu itu. Selisihnya muncul karena beberapa orang bertransaksi lebih dari sekali. Retensi memakai angka kedua.
Di SQL, COUNT(*) atau COUNT(DISTINCT no_order) menghitung transaksi, sedangkan COUNT(DISTINCT pelanggan) menghitung orang. Pelanggan pembelian ulang dihitung dalam dua tahap: banyaknya pesanan per pelanggan, lalu berapa pelanggan yang hitungannya dua atau lebih. Contoh di kursus daring:
WITH per_siswa AS (
SELECT siswa_id, COUNT(*) AS kelas_dibeli FROM pembelian GROUP BY siswa_id
)
SELECT SUM(CASE WHEN kelas_dibeli >= 2 THEN 1 ELSE 0 END) AS pembeli_ulang,
COUNT(*) AS semua_siswa
FROM per_siswa;