Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Analisis Pelanggan: Cohort, Retensi, dan Pembelian Ulang

Pelajaran 12 dari 14

Tabel cohort dan batas tafsir

Tabel cohort: satu baris per cohort

Setelah pelajaran ini kamu bisa menyusun tabel cohort berbentuk segitiga dengan CASE di dalam COUNT DISTINCT.

±13 menitDiperiksa 7 Okt 2026

Materi

Tabel cohort menaruh satu cohort per baris dan satu periode per kolom, sehingga cohort yang berbeda umur bisa dibandingkan pada periode yang sama. SQLite tidak punya kata kunci PIVOT, jadi setiap kolom periode ditulis sendiri: COUNT(DISTINCT CASE WHEN periode = 1 THEN pelanggan END). CASE tanpa ELSE menghasilkan NULL untuk baris periode lain, dan COUNT mengabaikan NULL, sehingga yang terhitung hanya pelanggan di periode 1.

Contoh di klinik gigi, tabel aktivitas pasien sudah memuat bulan_awal dan periode:

SELECT bulan_awal,
       COUNT(DISTINCT pasien_id) AS ukuran,
       COUNT(DISTINCT CASE WHEN periode = 1 THEN pasien_id END) AS bulan_1,
       COUNT(DISTINCT CASE WHEN periode = 2 THEN pasien_id END) AS bulan_2
FROM aktivitas_pasien
GROUP BY bulan_awal
ORDER BY bulan_awal;

Untuk persen, bagi setiap kolom dengan COUNT(DISTINCT pasien_id) pada baris yang sama dan kalikan 100.0. Hasilnya berbentuk segitiga: cohort lama punya banyak kolom berisi, cohort muda hanya beberapa.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 3 dari 3

Analis menulis kolom p1 sebagai SUM(CASE WHEN periode = 1 THEN 1 ELSE 0 END). Cohort Maret Rempah Sari berisi 5 pelanggan; di periode 1, Nanda membeli dua kali, Joko dan Lukman masing-masing sekali. Berapa isi sel p1 cohort Maret dengan rumus itu, dan berapa seharusnya?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke