Materi
Aktivitas pengendalian adalah tindakan yang ditetapkan manajemen lewat kebijakan dan prosedur untuk menekan risiko. Tabel 1 Green Book (paragraf 10.04) mendaftar kategori umumnya, antara lain otorisasi transaksi, pembatasan akses ke aset dan catatan, pengamanan fisik, pencatatan yang lengkap dan tepat waktu, reviu oleh manajemen, dan pemisahan tugas. Penggolongan preventif–detektif sudah dibahas di kelas Manajemen Risiko (mr-l10), dan pencocokan tiga arah di Administrasi Dokumen Kantor (adk-l3); auditor memakai keduanya sebagai bahan uji.
Green Book (10.22) memisahkan tiga fungsi: wewenang (menyetujui transaksi), penguasaan aset (memegang kas atau barang), dan pencatatan. OpenStax §8.3 menyebut gagasan yang sama sebagai pemisahan aset dari pencatatan. Satu orang yang memegang dua fungsi bisa membuat kesalahan sekaligus menutupinya. Pemisahan tugas menekan risiko pimpinan melangkahi prosedur, tetapi tidak menghapusnya karena dua orang atau lebih bisa berkolusi. Bila pegawai terlalu sedikit, manajemen merancang pengendalian alternatif (10.23), misalnya pemilik sendiri menelaah mutasi rekening dan stok setiap minggu.
Green Book (OV3.05–OV3.06) membedakan tiga jenis kekurangan. Kekurangan desain: pengendalian yang perlu tidak ada, atau ada tetapi tidak akan mencapai tujuannya walaupun dijalankan sesuai rancangan. Kekurangan implementasi: rancangannya tepat tetapi tidak dipasang dengan benar. Kekurangan operasi: rancangannya tepat dan sudah dipasang, tetapi tidak dijalankan seperti dirancang, atau dijalankan orang yang tidak berwenang atau tidak kompeten.