Materi
Green Book GAO (paragraf OV1.01) mendefinisikan pengendalian internal sebagai proses yang dijalankan pengawas, manajemen, dan pegawai lain untuk memberi keyakinan memadai bahwa tujuan organisasi tercapai. Tujuannya dikelompokkan tiga: operasi (efektif dan efisien), pelaporan (laporan internal dan eksternal yang andal), dan kepatuhan (taat pada hukum dan peraturan yang berlaku). Keyakinan memadai bukan keyakinan mutlak (OV1.05); OpenStax Principles of Accounting §8.2 menyebut pengendalian yang dirancang dan berjalan baik mengurangi risiko kerugian, tidak menghapusnya.
Green Book menyusun pengendalian internal dari lima komponen yang dirinci menjadi 17 prinsip (OV2.04). Kerangka COSO Internal Control—Integrated Framework yang dipakai banyak perusahaan memakai lima komponen yang sama; teksnya berbayar, jadi di sini hanya disebut namanya. Kelima komponen harus dirancang, diterapkan, dan berjalan bersama; satu komponen yang tidak efektif membuat sistemnya tidak efektif.
| Komponen | Isinya | Contoh di koperasi simpan pinjam di Yogyakarta |
|---|---|---|
| Lingkungan pengendalian | Dasar sistem: integritas, nilai etika, struktur, wewenang, kompetensi | Pengurus menandatangani kode etik; bagan organisasi menetapkan siapa menyetujui pinjaman |
| Penilaian risiko | Mengenali dan menganalisis risiko terhadap tujuan, termasuk risiko kecurangan | Setiap awal tahun pengurus menilai risiko pinjaman fiktif |
| Aktivitas pengendalian | Tindakan lewat kebijakan dan prosedur untuk menekan risiko | Pencairan pinjaman di atas Rp10.000.000 butuh dua tanda tangan |
| Informasi dan komunikasi | Informasi bermutu yang dipakai dan disampaikan untuk mendukung pengendalian | Laporan tunggakan dikirim ke ketua tiap Senin; saluran pengaduan anggota |
| Pemantauan | Menilai mutu pengendalian dari waktu ke waktu dan menuntaskan temuan audit | Pengawas memeriksa sampel berkas pinjaman tiap triwulan |
Untuk menggolongkan sebuah kegiatan, tanyakan fungsinya. Menetapkan nilai, struktur, dan siapa berwenang termasuk lingkungan pengendalian. Memperkirakan apa yang bisa salah dan seberapa besar akibatnya termasuk penilaian risiko. Langkah yang menahan kesalahan pada transaksi termasuk aktivitas pengendalian. Menyampaikan informasi yang dibutuhkan orang termasuk informasi dan komunikasi. Memeriksa apakah pengendalian lain masih berjalan, termasuk audit internal itu sendiri, adalah pemantauan (16.04–16.07).