Materi
Bila transaksinya terlalu banyak untuk diperiksa semua, auditor menguji sampel. Untuk uji pengendalian, Financial Audit Manual GAO–CIGIE (FAM 450.02–450.06) memakai sampling atribut: setiap butir dinilai ya atau tidak, yaitu pengendaliannya dijalankan atau tidak. Butir yang pengendaliannya tidak dijalankan disebut deviasi, dan definisinya ditulis sebelum pengujian, misalnya "faktur tidak disetujui dan diparaf pejabat berwenang". Butir dipilih acak atau sistematis tanpa melihat nilai rupiahnya, supaya sampel mewakili populasi.
Ukuran sampel bergantung pada tingkat keyakinan, tingkat deviasi yang dapat ditoleransi, dan tingkat deviasi yang diperkirakan (450.08). FAM menyediakan tabel untuk keyakinan 90%; potongan untuk toleransi 5% ada di bawah. Bila tidak diperkirakan ada deviasi, sampelnya 45 butir; bila diperkirakan ada, auditor memakai baris terkecil yang angka deviasi dapat diterimanya tidak kurang dari perkiraan itu (450.12). Tabel ini berasumsi populasi di atas 5.000 butir.
| Ukuran sampel | Deviasi yang dapat diterima |
|---|---|
| 45 | 0 |
| 78 | 1 |
| 105 | 2 |
| 132 | 3 |
| 158 | 4 |
Pada pemilihan sistematis, interval = jumlah populasi ÷ ukuran sampel; titik awal dipilih acak, lalu setiap butir ke-interval sesudahnya diambil (glosarium FAM). Tingkat deviasi sampel = jumlah deviasi ÷ ukuran sampel × 100%. Bila jumlah deviasi melebihi angka yang dapat diterima, pengendalian disimpulkan tidak efektif (450.15–450.17).