Materi
Buku penyuluhan kalimat terbitan Badan Bahasa mendefinisikan kalimat efektif sebagai kalimat yang mengungkapkan gagasan penulis sehingga pembaca memahaminya secara sama. Salah satu cirinya adalah kejelasan: struktur kalimat jelas dan unsurnya lengkap. Kalimat tulis resmi sekurang-kurangnya memiliki subjek dan predikat. Masalah pertama yang sering terjadi adalah subjek yang didahului kata depan. Subjek tidak dapat didahului preposisi; bila didahului, subjek itu berubah menjadi keterangan, dan kalimatnya kehilangan subjek. Kalimat Dalam rapat itu membahas anggaran tidak bersubjek. Perbaikannya: buang kata depan sehingga rapat itu menjadi subjek, atau jadikan kata kerjanya pasif.
Masalah kedua adalah dua penghubung bawahan dipakai berpasangan: jika … maka, karena … maka, walaupun … tetapi, dan meskipun … namun. Kata jika, kalau, karena, walaupun, dan meskipun menandai anak kalimat. Bila bagian kedua juga diberi penghubung, kedua bagian sama-sama menjadi anak kalimat dan kalimatnya tidak punya induk. Cara paling mudah memperbaikinya adalah menanggalkan salah satu penghubung. Buku yang sama mencatat bahwa maka makin terbatas pada ragam lisan.
| Tidak efektif | Efektif |
|---|---|
| Kepada pelamar harus membawa ijazah asli. | Pelamar harus membawa ijazah asli. |
| Karena jalan ditutup, maka bus dialihkan. | Karena jalan ditutup, bus dialihkan. |