Materi
Kata dasar ditulis mandiri, dan imbuhan ditulis serangkai dengan kata dasarnya: berjalan, dijual, pembaca, perbaikan. Bentuk terikat seperti antar, pasca, non, sub, dan multi juga ditulis serangkai bila mengacu pada konsep tertentu, misalnya antargolongan, pascasarjana, dan subbagian. Bila bentuk terikat itu bertemu kata berhuruf awal kapital, keduanya dirangkai dengan tanda hubung: non-ASEAN, pasca-Orba. Bentuk ulang ditulis dengan tanda hubung di antara unsurnya, dan bentuk ulang gabungan kata cukup mengulang unsur pertama, seperti surat-surat kabar.
Unsur gabungan kata ditulis terpisah: rumah sakit, orang tua, wali kota, tanda tangan. Kaidahnya berubah ketika gabungan kata mendapat imbuhan. Bila gabungan itu mendapat awalan dan akhiran sekaligus, seluruhnya ditulis serangkai: dilipatgandakan, menyebarluaskan. Bila hanya mendapat awalan saja atau akhiran saja, unsurnya tetap terpisah: bertepuk tangan, sebar luaskan. Ada juga daftar gabungan kata yang sudah padu dan selalu serangkai, antara lain olahraga, kacamata, beasiswa, kosakata, sukarela, daripada, dan bagaimana.
| Bentuk | Kaidah |
|---|---|
| tanda tangan → ditandatangani | awalan dan akhiran sekaligus: serangkai |
| tanda tangan → bertanda tangan | hanya awalan: terpisah |
| non + Muslim → non-Muslim | bentuk terikat + huruf kapital: tanda hubung |
| kapal barang → kapal-kapal barang | bentuk ulang gabungan kata |