Materi
EYD V membagi unsur serapan menjadi dua kelompok. Kelompok pertama tidak diserap: penulisan dan lafalnya masih mengikuti bahasa asal, seperti force majeure dan de facto, sehingga ditulis miring. Kelompok kedua disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia, dan ejaannya diubah seperlunya sehingga bentuk Indonesianya masih bisa dibandingkan dengan bentuk asalnya. Kaidah penyesuaiannya disusun per huruf dan gabungan huruf.
Beberapa kaidah yang paling sering dipakai di dokumen kerja: huruf c yang diikuti a, o, u, atau konsonan menjadi k (construction menjadi konstruksi), sedangkan c yang diikuti e, i, oe, atau y menjadi s (central menjadi sentral). Gabungan ph menjadi f, th menjadi t, dan ch yang diikuti a, o, atau konsonan menjadi k (technique menjadi teknik). Huruf q menjadi k, x di tengah kata menjadi ks, ck menjadi k, dan ct di akhir kata menjadi k (contract menjadi kontrak). Konsonan ganda menjadi tunggal, seperti effect menjadi efek, kecuali bila bentuk tunggalnya menimbulkan makna ganda: massa dipertahankan supaya tidak tertukar dengan masa.
| Asal | Serapan | Kaidah |
|---|---|---|
| cursor | kursor | c + u → k |
| cyber | siber | c + y → s |
| phase | fase | ph → f |
| ticket | tiket | ck → k |
| taxi | taksi | x → ks |