Materi
Bagian 14.1 Stand up, Speak out membedakan empat cara menyampaikan pidato. Impromptu adalah menyampaikan pesan singkat tanpa persiapan, misalnya saat diminta memberi sepatah dua kata. Kelebihannya spontan; kekurangannya, pembicara hampir tidak punya waktu memikirkan tema sehingga pesannya bisa tidak teratur. Buku itu memberi urutan singkat: kumpulkan pikiran dan tentukan satu gagasan pokok, berterima kasih kepada yang meminta, sampaikan gagasan itu seringkas mungkin, berterima kasih lagi, lalu berhenti bicara.
Ekstemporan adalah pidato yang direncanakan dan dilatih dengan saksama, disampaikan bergaya percakapan dengan catatan singkat. Pembicara bisa menjaga kontak mata dan menjelaskan ulang bila pendengar tampak bingung; kekurangannya, persiapannya banyak dan tidak bisa dikebut sehari sebelumnya. Buku itu menyebut cara ini yang dipakai di sebagian besar situasi berbicara.
Naskah berarti membacakan tulisan kata demi kata. Kelebihannya kata-kata persis sama, penting misalnya untuk pernyataan tanggung jawab hukum sebuah organisasi; kekurangannya membosankan dan menghalangi kontak mata. Hafalan berarti mengucapkan naskah dari ingatan: kontak mata terjaga dan tangan bebas bergerak, tetapi penyampaiannya bisa datar, dan bila lupa satu bagian pembicara bisa kehilangan jejak.
| Situasi (contoh) | Cara penyampaian |
|---|---|
| Ketua panitia mendadak diminta memberi sambutan di akhir lomba | Impromptu |
| Pemandu museum mengucapkan penjelasan yang sama di setiap rombongan tanpa melihat catatan | Hafalan |