Materi
Bagian 14.4 Stand up, Speak out menyebut enam unsur vokalik: volume (keras-lemah), nada (tinggi-rendah), laju (cepat-lambat), jeda, variasi vokal, dan pelafalan. Laju yang cepat dan hidup menyampaikan antusiasme atau urgensi; laju yang lebih lambat menyampaikan keseriusan. Bagian 3.4 buku yang sama mencatat pembicara pemula cenderung terlalu cepat, bukan terlalu lambat. Laju bisa diukur dalam kata per menit: jumlah kata dibagi durasi dalam menit.
Jeda dipakai untuk penekanan. Nada yang naik di akhir kalimat membuat pernyataan terdengar seperti pertanyaan dan menurunkan kredibilitas. Masalah artikulasi diringkas dengan akronim SODA: substitusi (mengganti bunyi), omisi (menghilangkan bunyi), distorsi (bunyi sengau atau pelo), dan adisi (menambah bunyi yang tidak ada). Kata pengisi seperti "eh" dan "em" disebut pengganti verbal.
Untuk tubuh, buku itu meminta kontak mata dengan pendengar sungguhan; postur tegak; berpindah beberapa langkah saat transisi antar-gagasan alih-alih mondar-mandir; gestur yang sedikit tetapi terencana, cukup satu tangan dan ditahan sejenak; ekspresi wajah yang sesuai isi; dan aturan berpakaian satu tingkat di atas audiens. Berpakaian dua tingkat di atas audiens membuat pembicara tampak berjarak.
Contoh hitungan: pidato 690 kata yang dibawakan dalam 6 menit berlaju 690 ÷ 6 = 115 kata per menit.