Materi
Pada 2013, John Dunlosky, Katherine Rawson, Elizabeth Marsh, Mitchell Nathan, dan Daniel Willingham menerbitkan tinjauan tentang sepuluh teknik belajar di jurnal Psychological Science in the Public Interest. Tiap teknik diberi nilai utilitas tinggi, sedang, atau rendah, berdasarkan apakah manfaatnya berlaku umum di empat kelompok variabel: kondisi belajar, ciri pelajar (umur, kemampuan, pengetahuan awal), jenis materi, dan tugas yang dipakai mengukur hasil.
Hasilnya tercantum di abstrak tinjauan itu. Utilitas tinggi: latihan menguji diri (practice testing) dan latihan tersebar (distributed practice), karena bermanfaat bagi pelajar berbagai umur dan kemampuan dan terbukti di banyak tugas, termasuk di sekolah. Utilitas sedang: elaborative interrogation, self-explanation, dan interleaved practice; hasilnya menjanjikan, tetapi buktinya di konteks pendidikan masih terbatas. Utilitas rendah: meringkas (summarization), menstabilo atau menggarisbawahi, mnemonic kata kunci, membayangkan gambar untuk teks (imagery), dan membaca ulang.
Ringkasan Association for Psychological Science menjelaskan bahwa teknik berutilitas rendah sulit diterapkan dengan benar dan hasilnya tidak konsisten. Rendah tidak berarti tanpa manfaat. College Success Bagian 6.2 memperlakukan menstabilo sebagai langkah awal saja; bahayanya, pelajar merasa sudah siap ujian karena sudah menghabiskan waktu, padahal belum berlatih memanggil kembali dan menguji diri.
| Utilitas | Teknik (Dunlosky dkk. 2013) |
|---|---|
| Tinggi | Latihan menguji diri; latihan tersebar |
| Sedang | Elaborative interrogation; self-explanation; interleaved practice |
| Rendah | Meringkas; menstabilo/menggarisbawahi; mnemonic kata kunci; imagery untuk teks; membaca ulang |