Materi
College Success Concise Bagian 4.5 mendefinisikan metakognisi sebagai kesadaran akan proses belajarmu sendiri: tahu apa yang sudah dan belum kamu ketahui, dan mampu menyesuaikan strategi. Metakognisi tumbuh dari umpan balik: nilai tes yang memperlihatkan soal mana yang benar dan salah, komentar tertulis pengajar atau teman, umpan balik langsung saat berlatih keterampilan, dan mudah-sulitnya kamu mengingat atau menjelaskan sesuatu.
Bagian yang sama menamai jebakannya ilusi kefasihan (fluency illusion): keyakinan bahwa kamu menguasai sesuatu lebih dalam daripada kenyataannya. Contoh bukunya, seorang mahasiswa yang membaca ulang bab dan catatan semalaman merasa akan mendapat sekitar 80, lalu ternyata mendapat 54. Membaca ulang membuat materi terasa akrab tanpa memberi umpan balik tentang apa yang sebenarnya bisa dipanggil kembali. Lima langkah perbaikannya: pilih strategi yang mencakup menguji diri; catat mana yang mudah dan mana yang masih sulit diingat; ikuti tesnya; periksa umpan baliknya; ubah strategi sebelum penilaian berikutnya.
Panduan IES 2007 (rekomendasi 6) menambahkan soal waktu: saat terbaik menilai apakah sesuatu sudah dipelajari bukan segera setelah selesai belajar, melainkan setelah jeda, dan penilaian itu dilakukan tanpa jawaban di depan mata. Kuis dipakai untuk menandai butir yang belum dikuasai.
| Topik (data karangan) | Perkiraan nilai | Nilai kuis | Selisih |
|---|---|---|---|
| Hukum Ohm | 90 | 72 | 18 poin terlalu yakin |
| Rangkaian seri | 70 | 74 | 4 poin terlalu ragu |