Materi
Robert Mager, dalam buku Preparing Instructional Objectives, merumuskan tiga ciri yang dimuat setiap tujuan instruksional. Rangkuman format ini dimuat halaman sumber desain instruksional George Mason University. Pertama, kinerja (performance): apa yang diharapkan dapat dilakukan atau dihasilkan peserta supaya dianggap kompeten. Kedua, kondisi (conditions): keadaan penting tempat kinerja itu berlangsung, bila ada, misalnya bahan yang diberikan atau alat yang boleh dipakai. Ketiga, kriteria (criterion): seberapa baik kinerja itu harus dilakukan supaya peserta dianggap kompeten.
Format ABCD memakai unsur yang sama lalu menambahkan satu: Audience (siapa pesertanya), Behavior (sama dengan kinerja), Condition (kondisi), dan Degree (sama dengan kriteria). Jadi perbedaan ABCD dari Mager hanya unsur audiens.
| Bagian tujuan (contoh karangan) | Unsur |
|---|---|
| Diberi 20 faktur pembelian dan buku pembelian kosong | Kondisi |
| staf admin baru | Audiens (hanya di ABCD) |
| dapat mencatat setiap faktur ke buku pembelian | Kinerja |
| tanpa salah nominal pada sedikitnya 19 faktur | Kriteria |
Kriteria yang tertulis membuat penilai bisa memutuskan lulus atau belum tanpa menebak. Tujuan tanpa kriteria hanya menyebut tindakannya, tidak menyebut kapan tindakan itu cukup baik.