Materi
Eberly Center di Carnegie Mellon University meminta penyusun kelas merumuskan tujuan belajar sebelum memilih materi. Tujuan belajar berpusat pada peserta: ia menyebut apa yang dapat dilakukan peserta di akhir kelas, bukan apa yang akan dibahas atau dikerjakan pengajar. Bentuk yang dianjurkan adalah melengkapi kalimat “Di akhir kelas, peserta dapat …”. Daftar topik seperti “Rumus persentase dan diskon” hanya menyebut bahan; kalimat “Pengajar menjelaskan rumus diskon” menyebut kegiatan pengajar. Keduanya belum memberi tahu apa yang harus terlihat dari peserta.
Tujuan juga memakai kata kerja tindakan dan harus terukur, karena tujuanlah yang memandu pilihan penilaian. Eberly Center menyebut “memahami X”, “memperoleh pengetahuan kerja tentang X”, dan “menghargai X” sebagai tujuan yang kabur. Cara memperjelasnya: tanyakan apa yang akan dilakukan peserta secara berbeda bila mereka benar-benar memahami atau menghargai X, lalu tulis tindakan itu sebagai tujuan.
Keterampilan yang tampak tunggal sering terdiri atas beberapa keterampilan komponen. Memecahnya membuat penyusun bisa memilih latihan dan penilaian untuk setiap komponen.
| Contoh karangan: kelas tata kelola kas koperasi | Jenis kalimat |
|---|---|
| Bab 3: Buku kas harian | Topik |
| Pengajar memperagakan pencatatan buku kas | Kegiatan pengajar |
| Peserta memahami buku kas | Tujuan kabur |
| Peserta dapat mencatat transaksi kas sehari ke buku kas harian dan menghitung saldo akhirnya | Tujuan belajar |