Materi
Laporan HR di modul ini sudah memuat jumlah karyawan dan perputaran; tiga angka rekrutmen melengkapinya. Pertama, lama pengisian lowongan. OPM, lembaga kepegawaian pemerintah AS, mengukur time-to-hire dalam hari kalender: dari tanggal kebutuhan pegawai divalidasi sampai tanggal pegawai itu mulai bekerja. Tanggal di Excel adalah angka hari, jadi lamanya cukup pengurangan, dan rata-rata per departemen dihitung dengan AVERAGEIFS.
Kedua, rasio hasil (yield ratio): persentase kandidat dari satu sumber yang lolos dari satu tahap ke tahap berikutnya. Human Resources Management edisi ketiga terbitan eCampusOntario mencontohkan 200 pelamar dari satu iklan yang 52 di antaranya sampai ke wawancara, rasio 26%. Rasio tahap dihitung terhadap tahap tepat sebelumnya; rasio akhir, diterima dibagi pelamar, menunjukkan banyaknya pelamar yang dibutuhkan untuk satu karyawan.
Ketiga, biaya per rekrutmen: seluruh biaya rekrutmen — iklan, perekrut atau agen, bonus rujukan, media sosial, acara — dibagi banyaknya karyawan yang diterima. Buku yang sama mengingatkan bahwa sumber dengan rasio hasil tinggi belum tentu murah, jadi kedua angka dibaca bersama. Biaya per rekrutmen seluruh perusahaan memakai total biaya dibagi total yang diterima, bukan rata-rata angka tiap sumber.
=D7-C7
=AVERAGEIFS($F$2:$F$80,$B$2:$B$80,J4)
=D12/C12
=SUM(G12:G15)/SUM(F12:F15)