Materi
Evaluasi jabatan menentukan nilai relatif tiap jabatan di dalam organisasi, supaya struktur gaji adil antarjabatan. Yang dinilai adalah tuntutan jabatannya, bukan orang yang mendudukinya. Human Resources Management edisi ketiga (eCampusOntario, Bab 7.3) menyebut beberapa metode, dari membandingkan jabatan berpasangan sampai sistem poin faktor, lalu menjelaskan bahwa hasilnya dipakai untuk menempatkan tiap jabatan ke sebuah grade gaji.
Pada sistem poin faktor, organisasi menetapkan faktor yang dibayar (compensable factors), misalnya pengetahuan, kompleksitas, tanggung jawab, dan kondisi kerja, beserta bobotnya. Tiap jabatan diberi tingkat untuk setiap faktor, tingkat itu diubah menjadi poin, lalu poinnya dijumlahkan. OPM, lembaga kepegawaian pemerintah AS, memakai bentuk yang sama dalam Factor Evaluation System: sembilan faktor dengan poin tetap per tingkat, total poin, lalu tabel konversi rentang poin ke grade.
Di lembar kerja, bobot ditulis sebagai poin per tingkat di satu baris. Total poin satu jabatan adalah SUMPRODUCT baris tingkatnya dengan baris poin yang dikunci. Grade diambil dari tabel konversi yang kolom pertamanya batas bawah rentang poin: XLOOKUP dengan match_mode -1 mengambil batas bawah terbesar yang tidak melebihi total. Contoh: Teknisi Listrik bertingkat 3, 4, 2, 5 dengan poin per tingkat 40, 30, 20, 10 bertotal 120 + 120 + 40 + 50 = 330 poin, jatuh ke rentang 260–339.
=SUMPRODUCT(B5:E5,$B$4:$E$4)
=XLOOKUP(F5,$K$3:$K$9,$L$3:$L$9,"Cek",-1)