Lompat ke konten utama
←

Manajemen Operasi

Pelajaran 15 dari 16

Pengendalian mutu statistik

DPMO dan tingkat sigma

Setelah pelajaran ini kamu bisa menghitung peluang cacat total dan DPMO, lalu membaca tingkat sigma dari tabel yang diberikan.

±16 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Six Sigma adalah program perbaikan mutu yang mengukur banyaknya cacat dan menghapusnya secara sistematis. Ukurannya DPMO, defects per million opportunities: banyaknya cacat per sejuta peluang cacat. OpenStax dan buku teks Seneca sama-sama menyebut sasaran Six Sigma: tidak lebih dari 3,4 cacat per sejuta peluang.

Satu unit bisa punya beberapa peluang cacat. Faktur dengan lima isian yang bisa salah punya lima peluang. Karena itu DPMO dihitung dari total peluang: jumlah cacat ÷ (jumlah unit × peluang per unit) × 1.000.000. Angka ini memungkinkan proses yang sangat berbeda — kasir, gudang, pengiriman — dibandingkan pada skala yang sama.

Contoh: 1.000 faktur, masing-masing 5 isian, jadi 5.000 peluang. Ditemukan 12 isian salah, sehingga DPMO = 12 ÷ 5.000 × 1.000.000 = 2.400. Tingkat sigmanya dibaca dari tabel konversi yang dipakai organisasi: tingkat tertinggi yang batas DPMO-nya tidak dilampaui proses.

Total peluang = unit × peluang per unit
DPMO          = cacat ÷ total peluang × 1.000.000
Contoh: 12 ÷ (1.000 × 5) × 1.000.000 = 2.400

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Sebuah pabrik memeriksa 2.500 tas, masing-masing punya 4 peluang cacat (jahitan, ritsleting, tali, logo). Ditemukan 30 cacat. Berapa DPMO-nya?

Latihan 3 dari 3

Tabel konversi perusahaan: 2σ = 308.537 DPMO; 3σ = 66.807; 4σ = 6.210; 5σ = 233; 6σ = 3,4. Proses gudang mencatat 4.500 DPMO. Berapa tingkat sigma tertinggi di tabel yang batas DPMO-nya tidak dilampaui proses itu?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke