Materi
Peta kendali, yang dirancang Walter Shewhart pada 1920-an, memantau sebuah proses dari waktu ke waktu. Peta itu punya garis tengah dan dua batas: batas kendali atas (UCL) dan bawah (LCL), umumnya 3 simpangan baku dari garis tengah. Titik di luar batas menandakan proses di luar kendali dan memicu pencarian penyebab khusus. Titik di dalam batas yang tersebar acak menandakan variasi biasa.
Untuk ukuran yang terukur, seperti berat atau diameter, sampel kecil berukuran n diambil berkala. Rata-rata tiap subkelompok diplot di peta x̄, rentangnya (terbesar − terkecil) di peta R. Garis tengah peta x̄ adalah rata-rata dari seluruh rata-rata subkelompok (x̿), dan garis tengah peta R adalah rata-rata rentang (R̄). Batasnya: x̿ ± A2 × R̄ untuk peta x̄, serta D4 × R̄ dan D3 × R̄ untuk peta R. Faktor A2, D3, D4 hanya bergantung pada n dan ditabelkan di NIST e-Handbook; misalnya untuk n = 4: A2 = 0,729, D3 = 0, D4 = 2,282.
Contoh baut, n = 5 (A2 = 0,577; D4 = 2,115). x̿ = 50,0 mm dan R̄ = 0,8 mm, jadi UCL x̄ = 50,0 + 0,577 × 0,8 = 50,46 mm, LCL x̄ = 49,54 mm, dan UCL R = 2,115 × 0,8 = 1,69 mm.
Peta x̄: garis tengah x̿ UCL = x̿ + A2·R̄ LCL = x̿ − A2·R̄
Peta R: garis tengah R̄ UCL = D4·R̄ LCL = D3·R̄