Materi
Overall equipment effectiveness (OEE) mengukur seberapa efektif satu mesin atau lini dipakai selama waktu yang direncanakan untuk produksi. Laporan NIST AMS 100-18 mendefinisikannya sebagai hasil kali tiga rasio. Availability = (waktu terencana − waktu henti) ÷ waktu terencana; selisih di pembilang itu adalah waktu operasi. Performance = waktu siklus ideal × output ÷ waktu operasi, yaitu seberapa dekat laju sebenarnya dengan laju rancangan. Quality = (output − unit cacat) ÷ output.
OEE 100% berarti mesin tidak pernah berhenti, berjalan secepat rancangannya, dan tidak menghasilkan satu pun unit cacat. Setiap rasio menunjuk jenis kerugian yang berbeda: kerusakan dan pergantian cetakan menurunkan availability, berhenti sebentar-sebentar dan berjalan lambat menurunkan performance, sedangkan unit ditolak dan pengerjaan ulang menurunkan quality.
Contoh mesin pres. Waktu terencana 500 menit, waktu henti 50 menit, jadi waktu operasi 450 menit dan availability 90%. Waktu siklus ideal 0,4 menit per unit dan output 1.080 unit, jadi performance 0,4 × 1.080 ÷ 450 = 96%. Dari 1.080 unit, 54 cacat, jadi quality 95%. OEE = 0,90 × 0,96 × 0,95 = 82,08%.
Waktu operasi = terencana − henti
Availability = waktu operasi ÷ terencana
Performance = waktu siklus ideal × output ÷ waktu operasi
Quality = (output − cacat) ÷ output
OEE = availability × performance × quality