Materi
Varians dalam rupiah sulit dibandingkan antarproyek: selisih satu juta rupiah besar untuk proyek sepuluh juta dan kecil untuk proyek satu miliar. Panduan estimasi biaya GAO karena itu memakai indeks kinerja. Indeks kinerja biaya CPI = EV ÷ AC, dan indeks kinerja jadwal SPI = EV ÷ PV.
Nilai 1 berarti tepat sesuai rencana. CPI di atas 1 berarti pekerjaan yang selesai lebih murah dari rencana, di bawah 1 berarti lebih mahal. SPI di atas 1 berarti pekerjaan yang selesai lebih banyak dari jadwal, di bawah 1 berarti tertinggal. Panduan EVM NASA menerjemahkannya dengan bahasa sehari-hari: CPI 0,80 berarti setiap satu dolar yang dibelanjakan baru menghasilkan pekerjaan senilai 80 sen.
Contoh: sebuah akun kendali punya PV Rp50.000.000, EV Rp45.000.000, dan AC Rp60.000.000. Setiap Rp1.000 yang keluar baru menghasilkan pekerjaan senilai Rp750, dan pekerjaan yang selesai baru 90% dari yang dijadwalkan.
CPI = EV ÷ AC = 45.000.000 ÷ 60.000.000 = 0,75
SPI = EV ÷ PV = 45.000.000 ÷ 50.000.000 = 0,90Indeks untuk seluruh proyek dihitung dari total EV, total AC, dan total PV semua akun kendali. Panduan EVM NASA menyebut data itu dilaporkan di tingkat akun kendali, subproyek, dan proyek; angka tingkat atas lahir dari penjumlahan angka rupiah di bawahnya, bukan dari indeksnya.