Materi
Panduan jadwal GAO menamai empat hubungan antara kegiatan pendahulu dan penerusnya. Selesai-ke-mulai (FS): penerus tidak boleh mulai sebelum pendahulu selesai. Mulai-ke-mulai (SS): penerus tidak boleh mulai sebelum pendahulu mulai. Selesai-ke-selesai (FF): penerus tidak boleh selesai sebelum pendahulu selesai. Mulai-ke-selesai (SF): penerus tidak boleh selesai sebelum pendahulu mulai — GAO menyebutnya kombinasi teoretis yang membingungkan dan tidak dianjurkan.
GAO juga menegaskan bahwa sebagian besar hubungan di jadwal rinci adalah FS, sedangkan SS dan FF dipakai untuk memodelkan pekerjaan yang tumpang tindih. Lag adalah waktu tunggu di antara dua kegiatan tanpa pekerjaan dan tanpa sumber daya, misalnya menunggu beton mengeras. Lag negatif disebut lead.
Dengan hitungan hari ke-0, batas mulai paling awal penerus menjadi: FS + lag, ES penerus = EF pendahulu + lag; SS + lag, ES penerus = ES pendahulu + lag; FF + lag, EF penerus = EF pendahulu + lag, lalu ES penerus = EF penerus − lamanya.
Diagram Gantt, dinamai menurut Henry Gantt, adalah grafik batang di atas garis waktu: kegiatan berderet di kiri, lalu tiap batang menunjukkan kapan kegiatan dijadwalkan dan kapan benar-benar dikerjakan. Contoh: mengecat dinding 5 hari mulai hari ke-0, dan memasang lampu 2 hari dengan hubungan SS + 2. Batang lampu mulai di hari ke-2, saat pengecatan masih berjalan.
| Kegiatan | H0 | H1 | H2 | H3 | H4 |
|---|---|---|---|---|---|
| Mengecat dinding (5 hari) | ■ | ■ | ■ | ■ | ■ |
| Memasang lampu (2 hari, SS + 2) | ■ | ■ |