Materi
Glosarium NASA Systems Engineering Handbook mendefinisikan proyek sebagai investasi tertentu yang punya tujuan, persyaratan, dan biaya siklus hidup yang ditetapkan, serta punya awal dan akhir. Proyek menghasilkan produk atau layanan baru, atau memperbarui yang sudah ada. Dua ciri itulah yang dipakai untuk memilah: ada titik selesai, dan ada hasil yang belum ada sebelumnya.
Operasi adalah pekerjaan yang berulang tanpa titik akhir: menggaji karyawan tiap bulan, membuka kasir tiap pagi, menjawab pesan pelanggan. Principles of Management terbitan OpenStax memisahkan hal yang sama dari sisi rencana: rencana tetap dipakai berulang untuk urusan yang terus muncul, sedangkan rencana sekali pakai dibuat untuk keadaan unik — dan proyek termasuk rencana sekali pakai.
Siklus hidup proyek NASA membagi pekerjaan menjadi fase yang dipisahkan titik keputusan kunci (KDP), tempat pemegang wewenang memutuskan proyek boleh lanjut, diulang, atau dihentikan. Fasenya: Pre-Phase A studi konsep; Fase A pengembangan konsep dan teknologi; Fase B desain awal; Fase C desain akhir dan fabrikasi; Fase D perakitan, integrasi, uji, dan peluncuran; Fase E operasi dan pemeliharaan; Fase F penutupan. Pre-A sampai B disebut formulasi, C sampai F disebut implementasi.
Contoh: koperasi membuat aplikasi kasir. Tiap kegiatannya jatuh ke satu fase.
| Kegiatan | Fase |
|---|---|
| Merancang tampilan layar kasir secara rinci | C: desain akhir dan fabrikasi |
| Menguji aplikasi yang sudah dirakit bersama printer struk | D: perakitan, integrasi, dan uji |
| Memakai aplikasi melayani anggota tiap hari | E: operasi dan pemeliharaan |
| Mengarsipkan data setelah aplikasi dipensiunkan | F: penutupan |