Soal penempatan memasangkan setiap orang dengan tepat satu tempat, dan syaratnya menyebut hubungan antartempat: bersebelahan, berhadapan, di ujung, atau di tengah. Alat kerjanya adalah tabel bantu berbentuk kotak-kotak, dengan nama di baris dan nomor tempat di kolom, lalu tanda silang untuk setiap kemungkinan yang sudah gugur.
Tabel bantu bekerja karena mencoret lebih murah daripada menebak. Setiap syarat negatif, misalnya bukan di ujung atau tidak bersebelahan dengan, langsung berubah menjadi beberapa silang. Ketika satu baris menyisakan satu kolom, tempat itu terkunci, dan seluruh kolom tersebut dapat disilang untuk nama lain. Pengulangan langkah ini menyelesaikan sebagian besar soal tanpa mencoba satu pun susunan penuh.
Bentuk yang sama dipakai untuk menyusun jadwal piket, membagi meja kerja, dan menempatkan barang pada rak bernomor. Kesalahan yang mahal di sini bukan salah hitung, melainkan lupa mencatat satu syarat, sehingga susunan yang ditemukan memenuhi sebagian syarat saja dan baru ketahuan setelah dipakai.
| Nama | Kursi 1 | Kursi 2 | Kursi 3 | Kursi 4 |
|---|---|---|---|---|
| P | silang | silang | silang | kunci |
| Q | kunci | silang | silang | silang |
| R | silang | kunci | silang | silang |
| S | silang | silang | kunci | silang |
Empat orang P, Q, R, S menempati kursi 1 sampai 4 yang berjajar.
Syarat 1: R di kursi 2
Syarat 2: P di salah satu ujung dan tidak bersebelahan dengan R
Syarat 3: S bersebelahan dengan R
Syarat 4: Q tidak bersebelahan dengan P
Syarat 1 mengunci R. Syarat 2 menyisakan kursi 4 untuk P, karena kursi 1
bersebelahan dengan R. Syarat 3 menyisakan kursi 1 dan 3 untuk S, dan
syarat 4 melarang Q di kursi 3, jadi Q di kursi 1 dan S di kursi 3.