Silogisme menggabungkan dua premis berkuantor menjadi satu simpulan. Bentuk yang sah dan paling sering muncul adalah rantai kata semua: semua A termasuk B, semua B termasuk C, sehingga semua A termasuk C. Rantai ini bekerja karena setiap anggota A pasti berada di dalam B, dan setiap anggota B pasti berada di dalam C.
Kata sebagian tidak membentuk rantai. Dari 'sebagian pemasok berada di Jawa Timur' dan 'sebagian pihak di Jawa Timur memiliki gudang sendiri' tidak dapat disimpulkan bahwa sebagian pemasok memiliki gudang sendiri, karena kedua kata sebagian dapat menunjuk kelompok yang sama sekali tidak beririsan. Menggambar dua lingkaran yang hanya bersinggungan sedikit membuat celah itu terlihat.
Pemeriksaan kuantor dipakai saat membaca kebijakan dan hasil survei. Dari 'semua peserta yang lulus uji mendapat kartu' dan 'sebagian pemegang kartu bekerja di cabang utama' hanya lahir satu simpulan aman: ada pemegang kartu yang bekerja di cabang utama. Hubungan antara peserta yang lulus uji dan cabang utama tidak terbentuk sama sekali.
Premis 1: semua kurir tetap memiliki nomor induk.
Premis 2: semua pemilik nomor induk terdaftar di asuransi.
Rantai : kurir tetap -> pemilik nomor induk -> terdaftar di asuransi
Simpulan: semua kurir tetap terdaftar di asuransi.
Kalau premis 2 diganti 'sebagian pemilik nomor induk terdaftar di asuransi',
rantainya putus dan simpulan itu gugur.