Materi
Perawatan adalah pekerjaan menjaga mesin tetap layak kerja sepanjang umur rancangannya. Panduan O&M Best Practices dari program FEMP Departemen Energi AS (disusun PNNL) membedakan jenis program perawatan menurut pemicunya. Perawatan reaktif atau korektif menunggu mesin rusak lalu memperbaikinya: jalankan sampai rusak. Di atas kertas murah karena tidak ada pekerjaan sebelum kerusakan, tetapi kerusakannya datang tanpa jadwal, bisa ikut merusak komponen lain, menuntut lembur, dan memaksa gudang menyimpan banyak suku cadang.
Perawatan preventif dikerjakan menurut jadwal yang ditetapkan lebih dulu, berdasarkan waktu kalender atau waktu jalan mesin. SKKNI Perawatan Mekanik (Kepmenaker 127/2018) memakai dasar yang sama: rencana pemeliharaan berdasar periode, waktu pemakaian, atau jenis pemeliharaan sesuai buku petunjuk peralatan. Kelemahan yang dicatat FEMP: sebagian pekerjaan dilakukan padahal belum perlu, dan membongkar bagian yang masih baik bisa menimbulkan kerusakan baru.
Perawatan prediktif mengukur kondisi mesin — getaran, suhu, mutu oli — dan baru bertindak bila hasil ukurnya menunjukkan penurunan. FEMP memberi contoh oli kendaraan: cara preventif menggantinya karena jarak tempuhnya sudah sampai; cara prediktif menganalisis olinya dan menggantinya ketika sifat pelumasnya memang turun.
| Jenis | Pemicu tindakan | Contoh di pabrik roti di Bekasi |
|---|---|---|
| Korektif | Mesin sudah rusak | Mengganti motor mixer yang terbakar |
| Preventif berbasis kalender | Tanggal di kalender | Membersihkan filter udara oven tiap Senin pertama |
| Preventif berbasis pemakaian | Jam jalan atau jumlah siklus | Mengganti sabuk konveyor tiap 2.000 jam jalan |
| Prediktif | Hasil ukur kondisi | Mengganti bantalan setelah getarannya naik jauh dari bacaan bulan lalu |