Perawatan Mesin Dasar: Preventif, Keandalan, dan Analisis Kerusakan
Pelajaran 7 dari 15
–
Keandalan dalam angka
Misi: mesin mana yang ditangani dulu
Setelah pelajaran ini kamu bisa menghitung MTBF, MTTR, dan availability empat mesin serta availability lini seri, lalu memilih mesin yang paling menurunkan availability lini.
±19 menit
4 latihan
Diperiksa 28 Okt 2026
Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya
Materi
Pabrik biskuit di Semarang punya lini seri: mixer, sheeter (penggiling lembaran adonan), oven, dan mesin pengemas. Karena keempatnya berurutan, lini berhenti bila satu saja berhenti. TM 5-698-1 menghitung availability susunan seri sebagai hasil kali availability tiap komponen, sehingga availability lini tidak pernah melebihi availability mesin terburuknya. Dua mesin seri dengan availability 0,99 dan 0,95, misalnya, memberi availability lini 0,99 × 0,95 = 0,9405.
Data tiga bulan dari riwayat perintah kerja tercantum di bawah. Jam operasi adalah jam mesin benar-benar berjalan; jam perbaikan sudah dipisahkan dari waktu menunggu suku cadang. Kepala lini meminta dua jawaban: mesin mana yang paling menurunkan availability lini, dan berapa availability lini bila tidak ada yang diubah. SKKNI 127/2018 meminta hasil analisis kinerja seperti ini dicatat dan penurunan kinerja ditindaklanjuti.
Mesin
Jam operasi
Jumlah kegagalan
Total jam perbaikan
Mixer
1.440
4
12
Sheeter
1.440
9
27
Oven
1.440
2
30
Pengemas
1.440
12
18
Latihan
0/4 lulus
Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 4 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.
Latihan 2 dari 4
Mesin mana yang paling menurunkan availability lini biskuit?
Latihan 3 dari 4
Tim mengubah cara perbaikan oven: elemen pemanas dipasang sebagai satu modul siap ganti, sehingga MTTR oven turun dari 15 menjadi 5 jam. MTBF oven tetap 720 jam. Berapa persen availability bawaan oven yang baru? Tulis dengan dua desimal.
Latihan 4 dari 4
Kepala lini sempat mengusulkan fokus ke mesin pengemas karena paling sering rusak (12 kali). Mengapa data tidak mendukung usul itu?