Materi
Artikel jurnal adalah bagian dari karya yang lebih besar, sehingga judul artikelnya ditulis dalam sentence case tanpa huruf miring, dan unsur sumbernya memuat nama jurnal, volume, nomor terbitan, rentang halaman, lalu DOI. Nama jurnal dan nomor volume dicetak miring. Nomor terbitan ditulis di dalam kurung langsung setelah volume, tanpa spasi, tidak miring, dan tanpa koma di antara volume dan nomor. Rentang halaman memakai tanda pisah en. APA meminta nomor terbitan selalu ditulis. Artikel yang memakai nomor artikel, bukan rentang halaman, ditulis dengan kata Article lalu nomornya.
DOI (digital object identifier) adalah untaian alfanumerik unik yang menandai sebuah konten dan memberi tautan yang persisten ke lokasinya di internet. APA menetapkan DOI ditulis untuk setiap karya yang punya DOI, baik yang kamu baca versi daring maupun cetak. Bila karya punya DOI dan URL, hanya DOI yang ditulis. DOI ditulis sebagai tautan https://doi.org/ diikuti nomornya; bentuk lama seperti doi: atau dx.doi.org diseragamkan ke bentuk itu. DOI disalin-tempel, huruf dan tanda bacanya tidak diubah, dan tidak diberi titik di ujung.
Artikel tanpa DOI yang diambil dari basis data akademik diakhiri setelah rentang halaman, sama seperti artikel cetak. Artikel tanpa DOI dari jurnal daring yang bukan bagian basis data diakhiri dengan URL artikelnya.
Gunawan, H., Pardede, S., & Lubis, M. (2019). Penyusutan arsip di kantor kecamatan. *Jurnal Tata Kelola Arsip*, *12*(4), 201–219. https://doi.org/10.5555/jtka.2019.124
Nomor artikel, bukan halaman:
Hakim, D. (2024). Katalog daring di perpustakaan sekolah. *Jurnal Arsip Terbuka*, *7*(2), Article e0088. https://doi.org/10.5555/jat.2024.0088