Lompat ke konten utama
←

Sitasi dan Daftar Pustaka

Pelajaran 1 dari 16

Mengapa sumber harus disebut

Plagiarisme dan kewajiban menyebut sumber

Setelah pelajaran ini kamu bisa menggolongkan sebuah perbuatan ke salah satu dari tiga bentuk plagiat di Permendikbudristek 39/2021 Pasal 10 ayat (3).

±14 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Sitasi adalah penanda di dalam tulisan yang memberi tahu pembaca dari mana sebuah kata, gagasan, atau data berasal. Tanpa penanda itu, pembaca menganggap semuanya milik penulis. APA Style mendefinisikan plagiarisme sebagai tindakan menyajikan kata, gagasan, atau gambar milik orang lain seolah milik sendiri, disengaja atau tidak. Cambridge Dictionary memberi batasan yang sejalan: memakai gagasan atau karya orang lain sambil berpura-pura itu karya sendiri.

Di Indonesia batasnya tertulis di Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah. Pasal 9 menyebut plagiat sebagai satu dari enam pelanggaran, bersama fabrikasi, falsifikasi, kepengarangan yang tidak sah, konflik kepentingan, dan pengajuan jamak. Pasal 10 ayat (3) merinci tiga perbuatan yang termasuk plagiat, diringkas pada tabel berikut beserta contoh karangan.

HurufIsi Pasal 10 ayat (3), diringkasContoh karangan
amengambil sebagian atau seluruh karya orang lain tanpa menyebut sumber secara tepatSatu paragraf laporan dinas disalin ke bab tinjauan pustaka tanpa sitasi
bmenulis ulang karya orang lain tanpa bahasa sendiri, walaupun menyebut sumberBeberapa kata paragraf jurnal diganti, susunan kalimatnya tetap, lalu ditambah (Hapsari, 2019)
cmengambil karya atau gagasan sendiri yang sudah terbit tanpa menyebut sumber secara tepatArtikel seminar milik sendiri dimasukkan ke skripsi tanpa dirujuk

Bentuk b sering tidak disadari: sitasinya ada, tetapi kalimatnya masih kalimat orang lain. APA menamai pola ini patchwriting, yaitu beberapa kata diganti sementara isinya sebagian besar sama, dan mencatat bahwa perangkat pemeriksa kemiripan seperti iThenticate atau Turnitin dapat dipakai untuk menemukannya. Bentuk c sejajar dengan yang APA sebut plagiarisme diri (self-plagiarism): menyajikan karya sendiri yang sudah terbit seolah karya baru.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Dimas menyalin dua kalimat dari sebuah laporan ke bab pendahuluannya, mengganti tiga kata dengan sinonim, lalu menulis nama penulis laporan dan tahunnya di akhir kalimat. Perbuatan ini termasuk bentuk yang mana dalam Pasal 10 ayat (3) Permendikbudristek 39/2021?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Sari memasukkan makalah yang pernah ia terbitkan di prosiding seminar sebagai bab dua skripsinya, tanpa merujuk prosiding itu. Istilah APA untuk perbuatan ini adalah…

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Di daftar pustaka Rina, nama penulis Wibowo tertulis Wibowi karena salah ketik, sedangkan sitasi dan isi kutipannya benar. Bagaimana APA memandang kekeliruan ini?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 3 lagi