Lompat ke konten utama
←

Sitasi dan Daftar Pustaka

Pelajaran 4 dari 16

Mengapa sumber harus disebut

Misi: memeriksa satu halaman tinjauan pustaka

Setelah pelajaran ini kamu bisa memeriksa satu halaman draf laporan dari sisi plagiat, jenis pemakaian sumber, dan kecocokan dengan daftar pustaka.

±17 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Fajar menyerahkan draf bab tinjauan pustaka laporan magangnya di sebuah dinas arsip (karangan). Pembimbing memintamu memeriksa empat hal sebelum draf itu diserahkan: apakah ada bagian yang memenuhi bentuk plagiat di Pasal 10 ayat (3), apakah setiap kutipan langsung lengkap, apakah daftar pustakanya cocok dengan sitasi di teks, dan apakah sumber sekunder ditulis dengan benar. Kerjakan tiap temuan dengan aturan dari tiga pelajaran sebelumnya.

Latihan

0/4 lulus

Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 4 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 4

Paragraf ketiga draf Fajar ternyata sama persis, kata demi kata, dengan paragraf di laporan tahunan sebuah dinas, dan tidak ada sitasi sama sekali. Bentuk mana dalam Pasal 10 ayat (3)?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 4

Draf Fajar memuat kalimat: Menurut Rahman (2022), arsip vital adalah "arsip yang keberadaannya menjadi persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional". Apa yang masih kurang menurut APA?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 4

Draf Fajar menyitasi (Siregar & Utami, 2021), tetapi entri itu tidak ada di daftar pustakanya. Apa yang harus dilakukan?

Pilih satu jawaban

Latihan 4 dari 4

Fajar mengambil angka survei Nugroho (2015) dari buku Lestari (2020) tanpa membaca karya Nugroho. Sitasi parentetis mana yang sesuai APA?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 3 lagi