Materi
APA mengenal dua bentuk sitasi dalam teks. Pada sitasi parentetis, nama penulis dan tahun berada di dalam kurung, dipisah koma, dan boleh diletakkan di tengah atau di akhir kalimat. Pada sitasi naratif, nama penulis menjadi bagian kalimat dan tahunnya menyusul di dalam kurung tepat setelah nama. Bila nama dan tahun sama-sama sudah menjadi bagian kalimat, APA tidak memakai kurung sama sekali.
Untuk dua penulis, ampersan (&) hanya dipakai di sitasi parentetis; di sitasi naratif kata penghubungnya dieja. Panduan APA berbahasa Inggris mengeja and; naskah berbahasa Indonesia memakai padanan yang ditetapkan pedoman kampus, dan contoh di kelas ini memakai dan. Dua aturan tanda baca lain: bila ada teks lain di dalam kurung yang sama, tahun diapit koma, misalnya (lihat Hapsari, 2019, untuk rinciannya); bila teks dan sitasi berbagi satu kurung, keduanya dipisah titik koma dan kurung tidak boleh bersarang.
Beberapa karya di dalam satu kurung diurutkan menurut abjad dan dipisah titik koma. Beberapa karya dari penulis yang sama diurutkan menurut tahun dengan nama ditulis sekali: karya tanpa tanggal lebih dulu, lalu tahun dari yang terlama, dan karya in press paling akhir. Di dalam kalimat naratif, beberapa sumber boleh disebut dengan urutan apa saja.
| Bentuk | Contoh (data karangan) |
|---|---|
| Parentetis, satu penulis | Kode klasifikasi mempercepat penemuan arsip (Lestari, 2020). |
| Naratif, satu penulis | Lestari (2020) menguji kode klasifikasi di tiga kantor. |
| Parentetis, dua penulis | (Siregar & Utami, 2021) |
| Naratif, dua penulis | Siregar dan Utami (2021) |
| Beberapa karya | (Halim, 2016; Lestari, 2018, 2020; Siregar & Utami, 2021) |