Lompat ke konten utama
←

Sitasi dan Daftar Pustaka

Pelajaran 2 dari 16

Mengapa sumber harus disebut

Kutipan langsung, parafrase, dan ringkasan

Setelah pelajaran ini kamu bisa membedakan kutipan langsung, parafrase, dan ringkasan, serta menentukan kapan nomor halaman wajib dicantumkan.

±14 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Ada tiga cara memakai tulisan orang lain. Kutipan langsung menyalin kata-kata sumber persis sama. Parafrase menyatakan ulang gagasan sumber dengan kata-kata sendiri. Ringkasan, dalam batasan Cambridge Dictionary, adalah uraian pendek dan jelas yang memuat fakta atau gagasan utama; APA menyebut parafrase sebagai jalan untuk meringkas dan memadukan informasi dari satu sumber atau lebih. Ketiganya tetap wajib disitasi.

APA memakai kutipan langsung untuk tiga keperluan: mereproduksi definisi persis, menyalin pernyataan yang sangat ringkas atau mudah diingat, dan menanggapi kata-kata persis seseorang. Di luar tiga keperluan itu, APA menganjurkan parafrase, karena parafrase menyesuaikan bahan dengan konteks dan gaya tulisanmu. Penulis yang karyanya terbit lebih banyak memparafrasekan daripada mengutip langsung, dan APA meminta mahasiswa meniru kebiasaan itu.

Aturan bentuknya: kutipan kurang dari 40 kata diberi tanda petik dan menyatu dengan kalimat. Kutipan 40 kata atau lebih ditulis sebagai kutipan blok: tanpa tanda petik, dimulai di baris baru, dan seluruhnya menjorok 0,5 inci dari margin kiri. Setiap kutipan langsung wajib mencantumkan penulis, tahun, dan nomor halaman, dengan p. untuk satu halaman dan pp. untuk rentang halaman yang dihubungkan tanda pisah en (–). Parafrase tidak wajib memakai nomor halaman, tetapi boleh diberi bila membantu pembaca menemukan bagiannya di karya yang panjang.

Sumber (karangan): Lestari, 2020, halaman 14
  "Arsip yang tidak diberi kode klasifikasi sejak awal hampir selalu hilang saat kantor pindah gedung."

Kutipan langsung:
  Lestari (2020) mencatat bahwa arsip tanpa kode klasifikasi "hampir selalu hilang saat kantor pindah gedung" (p. 14).

Parafrase:
  Kode klasifikasi yang dipasang sejak arsip dibuat mencegah arsip tercecer ketika kantor berpindah tempat (Lestari, 2020).

Ringkasan satu bab:
  Bab dua buku Lestari (2020) membahas cara memberi kode, menyimpan, dan memindahkan arsip kantor.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Kalimat mana yang merupakan kutipan langsung yang lengkap menurut APA?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Sebuah kutipan langsung dari laporan panjangnya 52 kata. Bagaimana APA menetapkan cara menuliskannya?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Nadia menulis satu kalimat yang menyatakan ulang gagasan bab tiga sebuah buku dengan kata-katanya sendiri, lalu menambah (Wijaya, 2018). Apa jenis pemakaian sumber ini, dan apakah nomor halaman wajib?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 3 lagi