Materi
DOI terdiri atas prefiks dan sufiks yang dipisah garis miring. DOI Handbook menjelaskan prefiks tersusun dari indikator direktori, yang saat ini umumnya 10, lalu titik dan kode pendaftar (registrant code); bila indikatornya 10, kode pendaftar selalu ada. Sufiks dipilih pendaftar, dan gabungan prefiks dan sufiks itu unik. Saat dua DOI dibandingkan, huruf Latin A sampai Z dianggap sama dengan huruf kecilnya. DOI dibuka lewat https://doi.org/ diikuti nomornya.
ISBN, menurut ISBN Users' Manual, berjumlah 13 digit sejak 1 Januari 2007 dan terbagi atas lima unsur: prefiks (978 atau 979), kelompok pendaftaran (negara, wilayah, atau kelompok bahasa; sampai 5 digit), pendaftar atau penerbit (sampai 7 digit), publikasi (edisi tertentu; sampai 6 digit), dan digit periksa. Tanda hubung atau spasi di antara unsur hanya untuk memudahkan membaca. Setiap edisi dan format terbitan mendapat ISBN tersendiri. APA tidak mencantumkan ISBN maupun ISSN di entri daftar pustaka; ISBN dipakai untuk mengenali buku dan mencarinya di katalog.
Digit periksa dihitung dengan algoritma modulus 10. Kalikan 12 digit pertama bergantian dengan 1 dan 3, dimulai dari kiri dengan bobot 1, lalu jumlahkan. Bagi jumlah itu dengan 10 dan ambil sisanya. Digit periksa adalah 10 dikurangi sisa itu, dengan satu pengecualian: bila sisanya 0, digit periksanya 0. ISBN sah bila jumlah hasil kali ketiga belas digitnya habis dibagi 10.
| ISBN karangan 978-602-1234-56-? | 9 | 7 | 8 | 6 | 0 | 2 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bobot | 1 | 3 | 1 | 3 | 1 | 3 | 1 | 3 | 1 | 3 | 1 | 3 |
| Hasil kali | 9 | 21 | 8 | 18 | 0 | 6 | 1 | 6 | 3 | 12 | 5 | 18 |
| Jumlah 107, sisa bagi 10 = 7, digit periksa = 10 − 7 = 3 |