Materi
Beberapa kebiasaan membuat tabel tampak rapi di layar tetapi tidak bisa diolah rumus. Semuanya punya satu pola yang sama: keterangan disimpan di tampilan sel, bukan di isi sel. Rumus, urutan, dan filter hanya membaca isi sel.
| Kebiasaan | Masalahnya | Gantinya |
|---|---|---|
| Sel gabung (merge) | Hanya sel kiri atas yang menyimpan nilai; sel lain kosong saat diurutkan atau disaring | Tulis nilainya di setiap baris |
| Warna sebagai data (kuning = belum bayar) | Rumus tidak membaca warna | Kolom Status berisi teks Belum bayar |
| Catatan di sel angka (150000 belum ongkir) | Sel menjadi teks, tidak ikut dijumlahkan | Kolom Catatan terpisah |
| Beberapa tabel dalam satu lembar | Rentang rumus dan filter saling bertabrakan | Satu tabel per lembar, atau satu tabel dengan kolom pembeda |
Contoh di luar latihan: daftar inventaris kantor yang kolom Lokasinya digabung — satu sel Lantai 2 menaungi dua belas baris barang. Selama tabel itu hanya dibaca, tidak ada yang terasa salah. Begitu baris diurutkan berdasarkan Nama Barang, sebelas baris kehilangan lokasinya karena selnya memang kosong, dan COUNTIF untuk barang di Lantai 2 menghasilkan 1, bukan 12.
Penggantinya selalu berupa kolom baru yang berisi teks. Warna kuning untuk faktur yang belum dibayar diganti kolom Status berisi kata Belum bayar; catatan belum ongkir yang menempel di sel angka dipindahkan ke kolom Catatan, sehingga sel angkanya kembali berisi angka. Sesudah itu COUNTIF, SUMIF, dan filter bekerja tanpa pemeriksaan mata.
Kesalahan umum berikutnya adalah menumpuk beberapa tabel dalam satu lembar. Excel menentukan batas tabel dari sel yang bersambung, jadi tabel kedua yang menempel ikut terurut bersama tabel pertama. Penyaringan juga menyembunyikan baris lembar seutuhnya, sehingga tabel yang berbagi baris dengan tabel yang disaring ikut tersembunyi walau dipisah kolom kosong. Data rusak atau hilang dari pandangan tanpa pesan kesalahan.