Tiga huruf tenggorokan ini terdengar mirip bagi telinga penutur Indonesia, tetapi ketiganya berbeda tempat dan cara. ع (ʿayn) adalah bunyi bersuara dari tengah tenggorokan yang menyempit; ia bukan vokal dan bukan hamzah. ح (ḥāʾ) adalah hembusan tanpa getaran pita suara dari titik yang sama. خ (khāʾ) adalah gesekan di tenggorokan bagian atas. Ucapkan ketiganya pada volume bicara sehari-hari; bunyi yang benar terasa terarah, bukan dipaksa keras.
| Huruf | Lokasi/cara | Tes sederhana |
|---|---|---|
| ع (ʿayn) | tengah tenggorokan menyempit dan bersuara | ucapkan vokal sambil menyempitkan tengah tenggorokan, tanpa memutus suara |
| ح (ḥāʾ) | hembusan tanpa suara dari tengah tenggorokan | hembuskan napas seperti menghangatkan kaca, pita suara tidak bergetar |
| خ (khāʾ) | gesekan di tenggorokan bagian atas | tahan bunyi kh dan jangan biarkan berubah menjadi k |
- عَيْنٌ / أَيْنَʿaynun / aynamata / di mana
- حَالٌ / خَالٌḥālun / khālunkeadaan / paman dari ibu
Empat huruf berikut disebut huruf tebal atau muṭbaqah. Bunyinya terdengar gelap karena pangkal lidah terangkat mendekati langit-langit lunak, sementara ujung lidah tetap pada posisi huruf tipisnya. Yang berpindah adalah posisi lidah, bukan besar suara, dan perbedaan itu mengubah arti kata secara penuh.
| Tipis | Tebal | Pasangan latihan |
|---|---|---|
| س (s) | ص (ṣ) | سَيْفٌ (sayfun — pedang) / صَيْفٌ (ṣayfun — musim panas) |
| ت (t) | ط (ṭ) | تِينٌ (tīnun — buah tin) / طِينٌ (ṭīnun — tanah liat) |
| د (d) | ض (ḍ) | دَلَّ (dalla — menunjukkan) / ضَلَّ (ḍalla — tersesat) |
| ذ (dh) | ظ (ẓ) | ذَلَّ (dhalla — menjadi hina) / ظَلَّ (ẓalla — tetap) |
- هَذَا طَالِبٌ.hādhā ṭālibun.Ini pelajar laki-laki.
- هَذِهِ سَيَّارَةٌ صَغِيرَةٌ.hādhihi sayyāratun ṣaghīratun.Ini mobil kecil.
- عُمَرُ فِي الْمَطْعَمِ.ʿumaru fī al-maṭʿami.Umar ada di restoran.