Setiap isim atau kata benda dalam bahasa Arab memiliki gender: mudzakkar yang berbentuk maskulin, atau muannats yang berbentuk feminin. Tidak ada bentuk netral. Gender ini menyangkut bentuk kata, bukan jenis kelamin benda yang ditunjuk: مَكْتَب (maktab — meja tulis) berbentuk maskulin, sedangkan سَيَّارَة (sayyārah — mobil) berbentuk feminin. Bahasa Indonesia tidak mengenal pembagian ini sama sekali.
Gender kata benda menentukan bentuk kata lain di sekitarnya: kata sifat, kata tunjuk, kata ganti, dan kata kerja semuanya menyesuaikan. Karena itu satu kesalahan menebak gender merembet ke beberapa kata sekaligus di dalam satu kalimat. Mengenali tandanya lebih awal menghemat perbaikan di kemudian hari.
| Jenis | Tanda | Contoh |
|---|---|---|
| Lafzhi, bertanda tulisan | ـة (tā marbūṭah) | طَالِبَة (ṭālibah — pelajar perempuan), مُدَرِّسَة (mudarrisah — guru perempuan), شَجَرَة (shajarah — pohon) |
| Maʿnawi, feminin secara makna | tanpa tanda | أُمّ (umm — ibu), بِنْت (bint — anak perempuan), أُخْت (ukht — saudara perempuan) |
| Samaʿi, diwariskan pemakaian | tanpa tanda | شَمْس (shams — matahari), يَد (yad — tangan), أَرْض (arḍ — bumi), نَفْس (nafs — jiwa) |
| Berakhiran ـاء atau ـى | ـَاء / ـَى | صَحْرَاء (ṣaḥrāʾ — padang pasir), ذِكْرَى (dhikrā — kenangan) |
- طَالِبٌ مُجْتَهِدٌ.ṭālibun mujtahidunPelajar (lk) yang rajin.
- طَالِبَةٌ مُجْتَهِدَةٌ.ṭālibatun mujtahidatunPelajar (pr) yang rajin.
- الشَّمْسُ جَمِيلَةٌ.ash-shamsu jamīlahMatahari itu indah.
- الْأُمُّ كَرِيمَةٌ.al-ummu karīmahIbu itu mulia.
- الْكُتُبُ جَدِيدَةٌ.al-kutubu jadīdahBuku-buku itu baru.
- الرِّجَالُ مُجْتَهِدُونَ.ar-rijālu mujtahidūnPara pria itu rajin.
- Periksa ujung kata: tā marbūṭah menandai bentuk feminin pada sebagian besar kata.
- Anggota tubuh yang berpasangan berbentuk feminin.
- Jamak benda dan hewan diperlakukan sebagai feminin tunggal.
- Catat kata feminin tanpa tanda satu per satu, dimulai dari kata yang paling sering dipakai.
Warna dan gendernya
| Warna | Bentuk maskulin | Bentuk feminin |
|---|---|---|
| merah | أَحْمَر (aḥmar) | حَمْرَاء (ḥamrāʾ) |
| biru | أَزْرَق (azraq) | زَرْقَاء (zarqāʾ) |
| putih | أَبْيَض (abyaḍ) | بَيْضَاء (bayḍāʾ) |
| hitam | أَسْوَد (aswad) | سَوْدَاء (sawdāʾ) |
| kuning | أَصْفَر (aṣfar) | صَفْرَاء (ṣafrāʾ) |
Warna mengikuti gender kata bendanya seperti kata sifat yang lain, dan polanya teratur: bentuk maskulin diawali hamzah berpola أَفْعَل (afʿal), sedangkan bentuk femininnya berakhiran ـَاء. Karena itu السَّمَاءُ زَرْقَاءُ (as-samāʾu zarqāʾu) berarti langit itu biru, sedangkan الْكِتَابُ أَزْرَقُ (al-kitābu azraqu) berarti buku itu biru.