Ungkapan harian bahasa Arab sebagian besar berbentuk pasangan tetap: satu ungkapan dibuka oleh seseorang dan dijawab dengan bentuk yang sudah baku. Pasangan itu dihafal sekaligus, bukan satu-satu, karena bentuk jawabannya kerap mengulang kata yang sama dengan urutan yang berbeda. السَّلَامُ عَلَيْكُمْ (as-salāmu ʿalaykum — semoga keselamatan atasmu) dijawab وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ (wa-ʿalaykumu as-salām — dan atasmu keselamatan), yaitu kalimat yang sama dengan kedua bagiannya dibalik.
| Ungkapan | Transliterasi | Arti | Jawaban baku |
|---|---|---|---|
| السَّلَامُ عَلَيْكُمْ | as-salāmu ʿalaykum | semoga keselamatan atasmu | وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ (wa-ʿalaykumu as-salām) |
| صَبَاحُ الْخَيْرِ | ṣabāḥu al-khayr | selamat pagi | صَبَاحُ النُّورِ (ṣabāḥu an-nūr) |
| مَسَاءُ الْخَيْرِ | masāʾu al-khayr | selamat sore atau malam | مَسَاءُ النُّورِ (masāʾu an-nūr) |
| كَيْفَ حَالُكَ؟ | kayfa ḥāluka | bagaimana kabarmu (kepada laki-laki) | بِخَيْرٍ، شُكْرًا (bi-khayrin, shukran) |
| كَيْفَ حَالُكِ؟ | kayfa ḥāluki | bagaimana kabarmu (kepada perempuan) | بِخَيْرٍ، شُكْرًا (bi-khayrin, shukran) |
Sapaan waktu memakai pola yang sama: kata waktu diikuti kata الْخَيْرِ (al-khayr — kebaikan) saat membuka, lalu dijawab dengan kata waktu yang sama diikuti النُّورِ (an-nūr — cahaya). Karena itu صَبَاحُ الْخَيْرِ (ṣabāḥu al-khayr) dijawab صَبَاحُ النُّورِ (ṣabāḥu an-nūr), dan مَسَاءُ الْخَيْرِ (masāʾu al-khayr) dijawab مَسَاءُ النُّورِ (masāʾu an-nūr). Pola ini membuat dua pasang ungkapan cukup dihafal sebagai satu aturan.
- السَّلَامُ عَلَيْكُمْ.as-salāmu ʿalaykum.Semoga keselamatan atasmu.
- وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ.wa-ʿalaykumu as-salām.Dan atasmu keselamatan.
- صَبَاحُ الْخَيْرِ.ṣabāḥu al-khayr.Selamat pagi.
- مَسَاءُ الْخَيْرِ.masāʾu al-khayr.Selamat sore.
- كَيْفَ حَالُكَ؟kayfa ḥāluka?Bagaimana kabarmu (kepada laki-laki)?
- بِخَيْرٍ، شُكْرًا.bi-khayrin, shukran.Baik, terima kasih.
| Ungkapan | Transliterasi | Arti | Dipakai saat |
|---|---|---|---|
| شُكْرًا | shukran | terima kasih | menerima bantuan atau pemberian |
| عَفْوًا | ʿafwan | sama-sama, atau permisi | menjawab ucapan terima kasih |
| مِنْ فَضْلِكَ | min faḍlika | tolong, kepada laki-laki | mengajukan permintaan |
| آسِف / آسِفَة | āsif / āsifah | maaf, dari laki-laki / dari perempuan | menyatakan penyesalan |
| مَعَ السَّلَامَةِ | maʿa as-salāmah | selamat jalan | menutup percakapan |
Perkenalan diri pada tingkat A1 memakai kalimat nominal yang sudah dipelajari di modul ketiga, yaitu susunan mubtada dan khabar tanpa kata kerja. اِسْمِي أَحْمَدُ (ismī aḥmad) berarti nama saya Ahmad, dan أَنَا مِنْ إِنْدُونِيسِيَا (anā min indūnīsiyā) berarti saya dari Indonesia. Untuk menanyakannya, kata tanya diletakkan di depan: مَا اسْمُكَ؟ (mā ismuka — siapa namamu?).
- مَا اسْمُكَ؟mā ismuka?Siapa namamu (kepada laki-laki)?
- اِسْمِي أَحْمَدُ.ismī aḥmad.Nama saya Ahmad.
- أَنَا مِنْ إِنْدُونِيسِيَا.anā min indūnīsiyā.Saya dari Indonesia.
- شُكْرًا جَزِيلًا.shukran jazīlan.Terima kasih banyak.
- عَفْوًا.ʿafwan.Sama-sama.
- مَعَ السَّلَامَةِ.maʿa as-salāmah.Selamat jalan.
- Ucapkan pasangan salam dan jawabannya berturut-turut sampai keduanya muncul otomatis.
- Sapa dua orang berbeda gender dengan bentuk كَيْفَ حَالُكَ dan كَيْفَ حَالُكِ.
- Susun tiga kalimat perkenalan memakai اِسْمِي dan أَنَا مِنْ.