Sebuah warung menjual paket makan siang seharga 20000 rupiah dan terjual 120 porsi setiap hari. Catatan tiga bulan terakhir memperlihatkan pola yang tetap: setiap kenaikan harga seribu rupiah menurunkan penjualan empat porsi per hari. Dengan k sebagai banyaknya kenaikan seribu rupiah, harga jualnya menjadi 20000 + 1000k dan penjualannya menjadi 120 − 4k.
Pendapatan harian adalah harga dikali jumlah porsi, sehingga P(k) = (20000 + 1000k) × (120 − 4k). Setelah kedua kurung dikalikan, bentuknya menjadi P(k) = −4000k² + 40000k + 2400000. Angka di depan k² bernilai negatif, jadi parabolanya terbuka ke bawah dan punya satu nilai terbesar di titik puncaknya.
Batas yang masuk akal: k tidak boleh negatif karena harga tidak diturunkan, dan penjualan tidak boleh negatif, sehingga k paling besar bernilai 30. Empat tugas berikut menuntun dari rumus sampai ke satu angka harga yang bisa ditulis di papan menu, lalu menutupnya dengan satu pertanyaan tentang mengapa titik puncak yang dicari dan bukan akar.