Dua titik sudah cukup untuk menemukan seluruh aturan sebuah fungsi linear. Yang dicari ada dua angka, yaitu gradien dan titik potong sumbu tegak, dan dua titik memberi tepat dua keterangan. Urutan pengerjaannya tetap sama setiap kali.
- Hitung gradien: selisih keluaran dibagi selisih masukan.
- Masukkan salah satu titik ke bentuk y = mx + c.
- Selesaikan persamaan itu untuk mendapatkan c.
- Tulis rumus lengkapnya.
- Periksa dengan titik kedua; kedua ruas harus bernilai sama.
Titik (4, 26) dan (10, 50)
m = (50 − 26) / (10 − 4) = 24 / 6 = 4
26 = 4 × 4 + c
26 = 16 + c
c = 10
f(x) = 4x + 10
periksa: f(10) = 4 × 10 + 10 = 50 cocokLangkah pemeriksaan di baris terakhir bukan pelengkap. Titik kedua belum dipakai sampai tahap itu, sehingga ia menjadi saksi yang berdiri sendiri: kalau kedua ruas tidak sama, kesalahannya ada di hitungan gradien atau di tanda saat suku dipindahkan.
Pemakaian di kantor: dua nota pembelian dari pemasok yang sama, masing-masing dengan jumlah barang dan total yang berbeda, cukup untuk memulihkan harga satuan dan ongkos kirim tetap tanpa perlu bertanya lagi. Gradien menjadi harga satuan, dan c menjadi ongkos kirim yang dipungut sekali per pengiriman. Nota ketiga kemudian dipakai sebagai pemeriksa sebelum angka itu ditulis di kartu stok.