Materi
Misi ini menyambung dua pelajaran sebelumnya dengan titik impas dari kelas Hitungan Untung Rugi Usaha. Titik impas dalam unit adalah biaya tetap dibagi marjin kontribusi per unit, rumus yang ditulis OpenStax di bab analisis biaya-volume-laba. Untuk kedai kopi, unitnya cangkir. Hasilnya dibulatkan ke atas, karena setengah cangkir tidak bisa dijual dan pembulatan ke bawah meninggalkan sedikit rugi.
Langkah barunya hanya satu: titik impas dibagi potensi pasar sasaran. Hasilnya pangsa impas — bagian pasar yang minimal harus direbut supaya kedai tidak rugi. Angka ini menyambungkan hitungan pemasaran dengan hitungan biaya dalam satu kalimat yang bisa diperiksa.
Marjin kontribusi per cangkir = 15.000 − 6.000 = 9.000
Titik impas = 9.000.000 ÷ 9.000 = 1.000 cangkir per bulan
Pangsa impas = 1.000 ÷ 48.000 ≈ 2,08%OpenStax memakai sebuah kedai kopi untuk analisis kepekaan: bila sewanya naik, biaya tetap naik dan titik impas ikut naik, walaupun harga dan biaya per cangkir tidak berubah. Di misi ini, pangsa impas ikut bergeser bersama titik impasnya, sedangkan ukuran pasarnya tetap.