Materi
Modul ini mengikuti Arunika, toko daring kaus sablon di Bandung yang beriklan di beberapa tempat. ROAS adalah pendapatan dari iklan dibagi belanja iklannya. OpenStax menegaskan bahwa ROAS memakai pendapatan, bukan laba, sehingga ROAS di atas 1 belum menjamin kampanye menutup biayanya.
Untuk menjawab pertanyaan itu, ROAS disandingkan dengan rasio marjin kontribusi: marjin kontribusi per unit dibagi harga. Dari tiap rupiah pendapatan, hanya sebesar rasio itu yang tersisa untuk membayar iklan. Laba kontribusi kampanye adalah pendapatan dikali rasio marjin kontribusi, dikurangi belanja iklan. Kampanye tepat impas ketika pendapatan dikali rasio sama dengan belanja iklan, sehingga ROAS impas adalah 1 dibagi rasio marjin kontribusi.
Harga Rp100.000, biaya variabel Rp60.000 → rasio marjin kontribusi 40%
ROAS impas = 1 ÷ 0,4 = 2,5
Kampanye A: Rp6.000.000 ÷ Rp2.000.000 = ROAS 3 → laba kontribusi Rp400.000
Kampanye B: Rp4.000.000 ÷ Rp2.000.000 = ROAS 2 → laba kontribusi −Rp400.000Biaya variabel di sini mencakup semua yang ikut keluar per kaus: kaus polos, sablon, kemasan, dan potongan platform. Makin besar biaya variabelnya, makin kecil rasionya dan makin tinggi ROAS yang dibutuhkan untuk impas.