Materi
Modul ini mengikuti Kopi Teras, kedai kopi kecil di dekat kampus di Malang. Usaha seukuran ini termasuk kelompok usaha mikro dan kecil yang didata BPS dalam Sensus Ekonomi; kelas ini tidak memakai batas angka penggolongannya, karena yang dilatih adalah hitungan pemasarannya. Langkah pertama rantai itu adalah ukuran pasar sasaran, sebab OpenStax mensyaratkan segmen yang layak dilayani harus bisa diukur besarnya, dalam jumlah pembeli maupun nilai penjualan.
Ukuran itu dihitung berlapis: dari seluruh penduduk kawasan, ambil bagian yang masuk usia sasaran, lalu dari hasil itu ambil bagian yang membeli kopi di luar rumah. Hasilnya masih jumlah orang. Supaya bisa dibandingkan dengan kapasitas kedai, jumlah orang dikalikan rata-rata cangkir per orang per bulan, lalu dikalikan harga rata-rata untuk mendapat potensi rupiah.
50.000 penduduk × 0,40 berusia 18–35 = 20.000 orang
20.000 × 0,30 minum kopi di luar rumah = 6.000 orang
6.000 × 8 cangkir per orang per bulan = 48.000 cangkir
48.000 × Rp15.000 = Rp720.000.000 per bulanAngka terakhir adalah potensi seluruh pasar sasaran, bukan penjualan Kopi Teras. Kedai mana pun di kawasan itu ikut berebut cangkir yang sama; bagian yang bisa direbut satu kedai baru dihitung di pelajaran berikutnya lewat pangsa.