Materi
Kredit dagang dari pemasok tidak berbunga selama dibayar sesuai syarat; Principles of Finance (§19.2) menyebut satu-satunya biayanya adalah potongan pembayaran cepat yang dilewatkan. Rumus biaya tahunan melewatkan potongan diajarkan di kelas Excel untuk Staf Keuangan: potongan ÷ (1 − potongan) × 360 ÷ (jangka penuh − hari potongan), untuk 2/10, n/30 sekitar 36,73 persen. Bagian yang sama menyebut faktur yang menunggak dapat dikenai bunga atau biaya keterlambatan bila syaratnya memuat itu, dan pembayaran tepat waktu membangun riwayat kredit pembeli.
Dari situ lahir tiga aturan tanggal. Bila potongan diambil, bayar pada batas potongan, bukan sebelumnya. Bila potongan dilewatkan atau tidak ada, bayar pada jatuh tempo: lebih awal berarti melepas pembiayaan gratis, lebih lambat berisiko biaya keterlambatan. Potongan diambil bila biaya tahunan melewatkannya lebih besar daripada biaya dana perusahaan, misalnya bunga kredit modal kerja yang diberikan di soal. Dalam rupiah: bunga meminjam jumlah yang dibayar selama hari yang dimajukan = jumlah × bunga tahunan × hari ÷ 360, lalu dibandingkan dengan potongannya.
Hari utang (periode penangguhan utang, §19.1) = 365 ÷ perputaran utang, dengan perputaran = harga pokok penjualan ÷ rata-rata utang usaha. Contoh di sebuah toko elektronik di Makassar:
Faktur 30.000.000, 1/10, n/30; biaya dana 15% setahun
Bunga meminjam 29.700.000 selama 20 hari = 29.700.000 × 15% × 20/360 = 247.500
Potongan 300.000 > 247.500 → ambil potongan, bayar pada hari ke-10